Make your own free website on Tripod.com
Photo Page/1 Picture
Contact Me
Married group

bunda.gif

Welcome graphic

papmampotkuecopy.jpg
Mams and Paps

 

HATI NURANI BERKATA....

 

Dear Bruder Jani, Sienny, VM, para Bruder, Teman-teman dan Anak-anak yang terkasih ....J

Lanjutan Point "jodoh"

Bagaimana menemukan orang yang tepat? Hati kita yang berbicara, nurani kita yang bekerja untuk merasa dan berpikir dengan baik. Baiklah, saya akan memberikan sedikit curah pengalaman yang saya alami mengenai "Jodoh ada ditangan Tuhan".

Dahulu ketika saya masih muda .... sewaktu kuliah, saya masuk dibeberapa perkumpulan Pemuda/i Katolik. Disini saya mendapat banyak teman, bukan cari pasangan, bukan cari pacar ... meskipun di tiap2 ada acara saya selalu dijemput/diantar oleh seorang laki2x ....

Nah, setelah saya kerja .... Saya sudah tidak aktif lagi di perkumpulan2 tsb. dan beberapa tahun kemudian saya dikirim dari kantor saya (di Bdg) untuk ditugaskan kerja di proyek di Jakarta. Di jkt saya tinggal di kost.

Saya ketemu paps ceritanya begini .

Saya kerja lebih dulu atau ditempatkan di proyek itu lebih awal (pertama proyek buka). Sedangkan paps masuknya beda 3 bulan dengan saya, antara paps dan saya juga beda perusahaan (jadi proyek tsb adalah konsorsium). Dia bukan dikirim dari kantor saya, tetapi dia langsung melamar ke kantor ini (iklan dari koran), kemudian mendapat panggilan dan datang untuk wawancara.

Nah, sewaktu pulang dari wawancara ... dia keluar pintu ....koq hati saya secara tiba2x berkata "ini bakal jadi suami saya". Bayangkan kenal aza belum dan saya juga sudah tinggal di jkt selama 5 tahun dan tentunya saya punya kenalan teman2x laki, bahkan ada beberapa orang yang cukup dekat dengan saya malahan sewaktu pindah kost teman saya ikut membantu saya pindahan, juga ada yang mengajari saya setir mobil dll ... tapi semua itu hanya teman2x baik saya.

Akhirnya paps masuk kerja dan kami pun berkenalan. Laporan untuk pekerjaan paps, saya yang mengetik, jadi otomatis sering bicara urusan pekerjaan, dsb. Kami berdua biasa2x aza ..... nggak ada perasaan apa2x lho. Nah tiba2x (kalau nggak salah selang 3 bulan) paps kepingin es teller (katanya udah lama nggak makan es teller) minta saya untuk mengantarkan makan es teller ... tentunya sepulang kantor.... Saya nggak mau ngantar sih (jual mahal nih!...), akhirnya dia minta2x tolong sekali (mungkin anak2 tanya koq mintanya maksa banget, yah memang paps waktu itu baru aja pulang ke indo dan baru 7 hari berada di Jkt dan belum sempat kemana-mana). Akhirnya ya udah saya antar ... dia pinjam mobil dari kantor sekalian pulangin saya, kebetulan dekat kost saya ada restaurant yang es tellernya uueeenaaakkk. (kalau saya mau bernostalgia pasti kesana). Berhubung paps nggak tahu jalan2x di kota jkt, jadi pergi2nya ama saya, senengnya ke TIM lihat pameran lukisan (kebetulan dekat juga dengan tempat kost saya), dia sendiri juga kost tapi jauh dari tempat saya.

 

Yah begitulah ceritanya, kami berdua kalau ketemu, saling diskusi, saling memberi nasihat, minta pendapat, membicarakan soal pekerjaan. dll. pokoknya saling melengkapi. Kita dalam berkenalan khan sudah bisa menilai, sikap kejujurannya, baik atau nggak.nya Kebetulan saya "seneng orang yang jujur", saya tidak mau membohongi orang karena saya puaaalingggg nggak seneng dibohongi. Nah point ini ada dalam diri dia ..... malahan lucunya dia titip uang gaji bulanannya (full) ama saya, untung saya jujur.... hehehe.... Akhirnya kami menikah setelah berpacaran selama 4 tahun dan pernikahan kami dirayakan sangat sangat sangat cukup cukup cukup sederhana sajaaaaa, tidak neko2 tapi semuanya itu saya terima dengan hati gembira, saya tidak banyak menuntut apa2, demikian juga dari pihak paps juga tidak banyak menuntut apa2..... total undangan hanya berjumlah 100 orang saja.... dan itu hanya teman dekat beberapa dan selebihnya hanya keluarga. Itu saja.... happy end.

-oo00oo-

 

Salam salingmengasihi demi KasihMu,

Mams

cicipas.jpg
Cici dan Arriko

KISAH CINTA CICI DAN ARRIKO

 

Kisahku dimulai di dalam kampus ..." aku kuliah di Akademi Sekretaris di daerah Pulo Mas - Jakarta......  aku mengenal diriku sebagai anak yang pendiam dan sedikit menyendiri karena dengan keadaan ekonomiku yang serba PAS....... ( krn di kampusku sedikit Royal untuk bisa bergabung dengan yang lain ).... dari awal masuk, trus orentasi mahasiswa aku sudah berniat untuk masuk disalah satu senat kemahasiswaan  yach..jadi apa saja mau lah........ untuk sededar cari kegiatan dan juga mencari teman - teman yang lain diluar kampus...... akhirnya .....sampai juga  aku terpilih menjadi anggota senat walaupun  cuma menjadi sie  Rohani itupun,,,,anak bawang "  ( anggota yang kesekian ....... ) bagiku no problem......... aku ikuti segala kegiatan  dikampus yang berbau keagamaan ...... sampai pada suatu hari  ada selebaran dari suatu organisasi ( PMKAJ ) yang mengajak kami untuk berpartisipasi untuk acara Valetine  Days........ aku sebagai salah satu anggota kerohanian diikutsertakan dalam kepanitian tersebut.........  setiap hari sabtu aku ikut serta dalam urusan kepanitiaan... ..sampai akhirnya tiba saat yang dinantikan......,tiba juga acaranya....... nah disanalah pertama kali aku kenal sama masku " Arriko Indrawan.... " walaupun perkenalan tersebut tidak ada getar - getar yang mengoda  dan aku nggak menyangka kalau dia itu sekarang menjadi pendamping hidupku........... .... perayaan valentine di rayakan banyak yang datang dan muka - muka baru....semua......  aku senang dapt berkenalan dengan teman-terman dari berbagai kampus ,,,dan ajang seperti itu yang aku suka,,,,,,,,,, ... Acara valentine berjalan lancar dan tanpa ada gangguan yang berarti...................... hari berganti seperrti biasanya tiada yang istiwema........hingga pada suatu masa ( saya lupa bulan apa ) .... di Wisma tempat berkumpul para mahasiswa/i untuk mengadakan  suatu kegiatan ..mengadakan acara bongkar - bongkar gudang perpustakaan ........ kaerana gudang perpustakaan tidak cukup lagi....... dan disitulah  diacara bongkar - bongkar gudang aku bertemu dia ( suamiku ) kedua kali nya..... yang kali ini  perasaan deg...deg...khan dan perasan  jatuh cinta mulai terasa...... disaat dia membantu aku membenahi  laci - laci dan membantuku membereskannya......... perassan itu nggak bisa ditutupin ...... aku yakin benar,,,,,,, sorot matanya yang tajam memperkuat aku....dan cara dia  memberikan arahan menguatkan aku....tapi aku ...... tidak mau perassan itu terbawa,,,,,, aku cuekin aja,,,, ah,,,pikirku....." Dia pasti sudah punya kekasih ".....  semakin aku menolak untuk menjauhi dia semakin tak kuasa hatiku.......  hingga akhirnya aku memutuskan  untuk mencari tau siapa dia , dimana rumahnya , no telp.... dsb........  aku mendaptkannya........ ( dari salah satu kakak senatku dia teman lamanya )...aku senang sekali,,,,,,,  hari berganti kegiatan di wisma PMKAJ semakin ramai dan semakin asik saja...... aku selalu datang  setiap sabtu dan minggu itu pun aku ada tujuannya.....hehhhhh ( nakal yach )..........    diapun datanng.......... sejak perkenalan itu kami semakin akrab saja ( sebagai teman .... ) sharing mengenai banyak hal......  keluarga , teman - teman dan sharing mengenai politik ataupun  game  dia tau ..........  pokoknya wawasannya luas banget................. hari - hari bersama dia  seperti permen Nano - Nano " ada manis ...ada asemnya.... ada pahitnya .dan ada rasa terkejutnya........ hingga pada tanggal 11 Desember  lupa tahunyaa aku resmi jadian dengan dia,,,,,,,,itu pun jadiannya lucu........ " dia nembak aku dimobil  pada saat makan malam "nasi Goreng Lembang " tapi aku nggak langsung jawab....aku diam saja......,,,,,,.....   aku menjawabnya 1 jam kemudian itupun  di Lampu Merah di dekat  Rumahku " Aku katakan aku mau jadi Pacarmu ".......eeehhhhh tiba - tiba ada lagu yang mengantar aku jadian dengan dia " Cerita Cinta " Kelompok Kahitna " .....dan hingga saat ini lagu itu sering kami dengarkan............... .......  perjalanan kisah cintaku dan suamiku penuh dengan gejolak " dari keluarga, teman - teman,... dan sahabat - sahabtnya .,,,,,,,, mereka tidak yakin dan tidak percaya kalau masku itu mau sama aku .yang orang nya biasa aja dan tidak ada specialnya sama sekali,,,,,,,tapi ,....... semua cobaan itu kami halau,,,,,,hinggga ,,,,,,, pada tanggal 19  January 2000  kami menikah..di Gereja Aloysius Gonzaga - Cijantung...........hingga saat ini pernikahan kami sudah memasuki usia yang ke 3  dan aku hampir sudah mempunyai seoarang Baby di usia pekawinanku memasuki 8 bulan namun si baby tersebut harus keluar dari rahimku di usia  kehamilannku yang baru seumur jagung " 12 minggu "  .....aku sedih  sekali ...padahal baby tersebut adalah cucu pertama dari ayah dan ibuku serta cucu pertama dari ayah dan ibu suamiku.... aku sedih ....sekali sampai aku bermimpi bahwa baby yang aku kandung itu " Laki- laki yang sangat lucu "  dan sampai saat ini kalau aku melihat teman - temanku yang lagi mengandung atau melahikan aku ikut sedih dan campur gembira.

Saat ini aku.sedang berobat dan berdoa kepadaNYA semoga aku memdapatkan Buah Hatiku kembali  ..............  Doakan kami sekeluarga ...

 

Terima kasih Bruder,,,,,,,,, yang sudah mau mendengarkan kisahku.....

 

Salam hormat,

Cici

pasdev2.jpg

Pasangan Devy dan Martinus
Kami warga SM mengucapkan
Selamat menempuh HIDUP BARU

mvc-001f.jpg

KISAH CINTA DEVY..

 

Morning Friends....

How was your day ... gimana doa semalam ..?? oke nggak??

aku kepengen cerita nich ttg kisah nyataku, nggak papa khan ?? ....tapi mohon jangan di forwardkan ke mana^2 yach....khusus buat warga SM aja. thank's

 Devi

Sore itu aku keluar dari kantor Jamsostek Bontang setelah selesai mengurus segala macam kartu Astek karyawan dan klaim untuk seorang karyawan yang meninggal karena kecelakaan di area Tambang. Tanah diluar masih basah tersiram hujan yang sangat deras 1 jam yang lalu. aku berjalan kearah mobil perusahaan yang membantuku memperlancar urusan kantor yang harus aku selesaikan, dalam pikiranku saat itu adalah menemukan satu baskom air hangat untuk mandi dan segera tidur karena hari itu sangat melelahkan bagiku.

Mungkin aku sudah bermimpi pikirku saat aku melihat Tiger warna biru dengan nomor polisi KT4001D lengkap dengan jokinya sedang mangkal dengan manisnya dibelakang mobil perusahaan yang menjemputku. Dan bukan dengan senyum manis Joki itu menyambutku tapi dengan wajah yang kaget, heran seakan nggak percaya ngeliat makhluk manis keluar dari kantor jamsostek :) Mungkin jalan pikirannya sama dengan apa yang sedang aku pikirkan bahwa ini adalah 'mimpi' Tapi enggak,

emang beberapa minggu sesudah aku tiba di kota tercinta Sangatta ini aku resmi menjadi gacoannya. belum pacarnya...loh...:p anda bisa merasakan bagaimana radar 'deg^2an' saat kita bertemu dengan gacoan kita, pacar kita, tunangan kita, suami kita dst, dan tingkat deg^2an pada masa pdkt rasanya lebih kencang dibanding saat udah jadi pacarnya :D Aku dan cowok itu sama^2 kaget koq bisa bertemu ditempat itu. Kita nggak sempet ngobrol lama karna sopir yang membawaku sudah berkali^2 membunyikan klakson tanda udah nggak betah lagi parkir ditempat itu.

Pergi dari kantor Jamsostek, aku nggak langsung diantar ke Hotel, masih di bawa ke Kantor pusat perusahaanku buat melaporkan hal-hal yang perlu dilaporkan. Di kantor itu aku bertemu dengan Manager kancab. tempat ku kerja, dari sedikit pembicaraan, nanti malam dia akan mengajakku makan malam dengan klien bisnisnya. Aku nggak tau, ajakan itu adalah tugas, perintah atau pilihan .. yang pasti aku merasa tidak nyaman dengan ajakan yang tidak tertera dalam surat dinas dari kancab. Sesaat sesudah itu, cowok yang kulihat di kantor jamsostek tadi nelpon and kepengen jemput aku. Sore itu, walau sedikit gerimis aku jalan dengan dia nggak langsung ke Hotel, pertama aku ditunjukkan tempat yang namanya tanjung laut. sebuah pedesaan yang tinggal diatas air laut. Setelah dari sana, kita menuju ke koperasi .. kata orang ditempat ini adalah tempat mangkal anak muda. sebentar aja singgah di koperasi than kita meluncur ke Pantai Marina yang letaknya berada di kawasan PT. Badak Lng. Maklum karena baru pertama kali nginjek kota ini, so rada^2 kuper juga :D. Lumayan lama juga kita nongkrong di Pantai Marina, sambil nunggu sunset dan ngeliat tanki^2 kilangan minyak di tengah laut yang dihiasi dengan lampu^2 dan obor api. o...iya...ditempat itu sempet foto^2 juga loh. Walaupun happy banget tapi capek juga sich and aku minta segera dianter ke Hotel, Tapi dia juga minta supaya mampir ke rumah kakaknya sebentar yang cuma 100 mtr dari pantai itu buat mandi. Sampai di rumahnya, aku dikenalin oleh kakaknya dan kita ngobrol lamaaaa banget, habis itu jam 19.30 aku diajak keluar makan berdua aja ama Dia, aku ngikut aja setelah mandi dan ganti baju.. aku nggak tau dia mau ngajak makan aku kemana, yang aku tau jalannya waktu itu belum diaspal, melewati tambak udang yang besar sekali, hutan bakau dan kuburan ... hiiii...serem banget loh, sempet juga terlintas pikiran jelek sama doi jangan^2 ... ... ... ... ... ...

Setelah ngelewatin jalan nggak beraspal, kita memasuki jalan yang terbuat dari kayu diatas air  yang lebarnya dua mtr. sampai ditampat itu aku masih belum berkomentar apa^2 ...

 

Dan selanjutnya ..

Aku bener^2 nggak nyangka semua ini bakalan kuhadapi ....

 cerita yang lalu:

Setelah ngelewatin jalan nggak beraspal, kita memasuki jalan yang terbuat dari kayu diatas air  yang lebarnya dua mtr. sampai ditempat itu aku masih belum berkomentar apa^2 ...

 Dan selanjutnya ..

Aku bener^2 nggak nyangka semua ini bakalan kuhadapi ...

:)) Jalanan ini terbuat dari kayu mungkin sekitar 150 mtr dari gapura depan, aku mulai melihat lampu^2 kerlip di ujung sana. sebuah restoran apung ... dan dari penjelasannya kita sudah berada di atas laut, perkampungan tanjung laut yang tadi siang kita singgahi terasa lebih indah saat malam hari. banyak kapal^2 nelayan yang terlihat mencari ikan. suara music yang lembut terdengar dari restoran 'Bontang Koala' dan kita memilih tempat ini untuk mengisi perut kami. Tempat duduknya lesehan, suara air laut terdengar jelas dari tempat kami duduk. Aku memesan menu favorit 'Cumi goreng tepung' lengkap dengan aneka sambal and lalapan. Dia memesan 'Cumi Bakar'. Tempat disini begitu romantis, pikirku sangat tepat sekali untuk 'mengungkapkan' isi hati he..he..he.... , saat kita baru setengah menyantap makan malam, ada serombongan orang ada 30-an orang datang mungkin dari perusahaan Lokal disana datang dan mengambil tempat duduk di meja panjang yang tepat didepan kami. Boro^2 mau ngungkapin isi hati, ngobrol sedikit aja 30 pasang mata itu pada ngeliatin ke kita :(( suasananya jadi lain, jadi rame, heboh nggak romantis lagi ... ... so, belum ada pengungkapan dari dia =( selesai makan kita langsung pulang, aku harus kerumahnya dulu untuk mengambil trevel bag-ku. sampai dirumahnya, saat aku mau pamitan dengan Kakak^2nya mereka menahan aku and memimtaku agar tidur dirumahnya saja dari pada di Hotel sendirian. Setelah melalui sedikit argumentasi akhirnya aku kalah juga, 1:4 . Malamnya kita masih aja ngobrol, ketawa-ketiwi .. keluarga ini sangan Familiar sekali sehingga nggak susah buatku untuk beradaptasi, bahkan sepertinya aku sudah mengenalnya lamaaaa sekali, padahal baru beberapa jam aja. Karena sangat lelah, aku pamit tidur aku tidur sekamar dengan kakak perempuannya yang nomer 7 :D  saat mau memejamkan mata, aku jadi nggak ngantuk lagi karena tiba^2 aku inget bahwa aku harus nemenin Bos-ku buat makan malam bersama Kliennya. tapi gpp dech, what ever will be..will be ...

Paginya aku harus cepet^2 sampai dikantor sebelum Bosku datang, segera kuselesaikan laporan agar cepat pulang ke Sangatta. seperti sudah aku duga, Bos-ku marah besar dan aku nerima dengan hanya diam aja. Sesudah marah, Bosku masih mau menawarkan supaya nanti bisa pulang ke Sangatta Barengnya sesudah Makan siang. Aku menolaknya dengan halus dan minta maaf dengan alasan bahwa aku akan bareng dengan saudaraku yang mau ke Sangatta, walaupun bo'ong .. paling enggak aku sedikit aman karena kebanyakan cewek akan ngerasa risih kalo melihat tatapan mata Bos-ku itu kearah kita.

Dan, aku memilih pulang bersama dengan gacoanku :) horeeeeeee... di sepanjang perjalanan kita bercanda nggak ada habisnya, dan waktu satu jam perjalanan serasa seperti lima menit saja. Sampai di Sangatta kita berpisah, aku menuju kantor dan Dia pulang ke Camp-nya.

 

Begitulah awal berseminya cinta diantara kami, sesudah hari itu kita makin akrab dan ... jadian. Sama seperti kebanyakan orang berpacaran, kisah cinta kami diwarnai banyak peristiwa. Bahagia, sedih, tawa dan tangis.

Setiap malam dalam doaku aku selalu bertanya pada Tuhan, mungkinkah Dia yang akan menjadi pasangan hidupku. Aku meminta pada Tuhan agar membiarkan bunga cinta ini tumbuh bersemi didalam hatiku pabila dia memang ada untuk aku, dan bila memang dia bukan untukku aku mohon pada Tuhan agar aku diberi kekuatan untuk melepaskannya pergi dan membiarkan dia bahagia bersama jalannya.

Kisah cinta ini bukan sekali ini aku alami, dari pengalaman yang sudah^2 aku menjadikannya spion supaya kecerobohanku dimasa lalu tidak terulang lagi. Aku belajar untuk memahami dan belajar untuk tidak egois dan keras kepala seperti kebiasaanku dulu, walau tak ingkar bahwa sifat itu kadang sering muncul ditengah hubungan kami dan itu sangat membuatnya sakit. Kala aku sendiri, sering tanpa aku sadari aku menangis pabila mengingatnya, aku begitu bersyukur kepada Tuhan yang telah memberiku teman yang begitu mengerti akan aku dan mampu mencintai bukan hanya aku saja tapi juga keluargaku.

Yang tak pernah menjanjikan akan memberiku Bintang atau bulan dan hanya mampu memberikan cinta dan kesetiaannya untukku.

 

Tapi itu dulu ... sekarang semuanya sudah berubah,

Aku harus berfikir lebih dewasa lagi, aku harus mulai tegas dengan hubunganku. haruskah aku mengakhirinya atau membiarkannya tetap tinggal menetap didalam hati ini.

 

Aku mulai dalam pergumulan panjang, aku tak ingin kehendakku lebih mendominasi dalam keputusanku, Aku membiarkan Tuhan bekerja didalam hatiku dan menyingkapkan semua yang terselubung.

 

Dan kita berdua harus menerima keputusan ini dengan hati yang terbuka  ...

Dan Kami menangis untuk rencana yang tlah Tuhan buat buat kami ......

 

  • Bersambung ....
  •  Undangan *  
  • "DIA Telah membuat segala sesuatu Indah Pada Waktunya......"

Dan IA Jugalah yang telah mempersatukan kami dalam pernikahan kudus ...

 

 

Kami mengundang Bapak,Ibu Dan Saudara/i Sekalian Untuk Menghadiri 

Acara Pernikahan Kami

 

DEVI WIJAYANTI

&

MARTINUS SINDUNOVIANTORO

 

 

Pemberkatan 

Jumat, 14 February 2003 
Pukul 09.00 WIB 
Tempat: GPIB Magelang

Jl. Alun-alun Utara No. 4 magelang

Jawa Tengah
 

 

Resepsi Pernikahan

Jumat, 14 February 2003
Pukul 12. - 14.00 WIB 
Tempat : Gedung "MANDALA"

Jl. Alun-alun Utara Magelang

Jawa Tengah

 

 Sungguh suatu kebahagiaan yang tak ternilai apabila Bpk/Ibu/Sdr/I dapat hadir dan memberikan doar restu kepada kami.

 

mvc-003f.jpg

yennypas.jpg
Yenny bersama Mikhael

Keindahan yang Diberikan Tuhan

 

Semua orang pasti pernah mengalami kekecewaan maupun kebahagiaan dalam hidup ini. Saya mungkin hanya salah satu contohnya. Sering sekali saya dikecewakan, tetapi ada kebahagiaan yang masih mengikuti saya. Dan kali ini, kebahagiaan yang saya dapatkan adalah yang terindah.

Semua berawal dari satu kejadian yang membuat saya membenci laki-laki. Ada orang menipu saya. Padahal saya percaya sepenuhnya. Tapi untung juga sih, karena orang itu akhirnya menghilang dari kehidupan saya, entah ke mana. Sejak saat itu, saya tidak mau lagi berhubungan dengan yang namanya laki-laki.

 

Saya menyibukkan diri dengan surfing di internet, mencari-cari artikel yang menguatkan saya, sampai satu saat ada yang mengirimi saya satu artikel bagus (judulnya Lukisan yang Rusak). Di situ diceritakan bagaimana Tuhan memberikan jalan yang mungkin sedikit menyakitkan, untuk menyelamatkan kita dari jalan lain yang lebih menyengsarakan. Jadi, saat membaca artikel itu, saya sadar kalo mungkin kejadian yang menimpa saya adalah untuk menyelamatkan saya dari kejadian yang lebih menyeramkan lagi.

Akhirnya saya mencari-cari darimana artikel itu berasal. Saya mengetahui kalo artikel itu dikirim melalui salah satu milis Kristen di yahoogroups. Dan saya langsung mendaftar di milis tersebut. Dari milis itulah saya mengenal milis Api Katolik. Kebetulan saya bukan beragama Kristen, tapi Katolik. Sehingga saya memutuskan untuk pindah dari milis Kristen tersebut ke milis Api Katolik.

 

Sambil mengikuti milis Api Katolik, saya mengenal seorang laki-laki yang mencoba mendekati saya. Dia begitu memperhatikan saya, dan menguatkan saya sembari meyakinkan kalo laki-laki itu gak semuanya hidung belang. Dan, saya percaya padanya. Saya percaya kalo dia gak seperti laki-laki lainnya. Saya mulai dekat dengannya. Sampai satu hari, saya iseng2 membuat milis mengenai kehidupan sehari-hari. Saya pikir, saya banyak memiliki artikel yang saya ambil dari buku, majalah, maupun milis2 di internet. Dari sekadar iseng, saya mulai agak serius. Padahal awal saya membuat milis itu, anggota saya cuma 3 orang, termasuk saya.

 

Tapi sayangnya, hubungan saya dengan doi mulai retak. Di antara kami kurang adanya komunikasi. Dan saya tau kalo dia tidak serius dalam menjalani hubungan dengan saya. Saya kecewa. Di saat rapuh itu, saya berpikir untuk menghapus milis yang sudah saya buat. Saya pikir, milis itu hanya akan membuat saya makin stress. Tapi tiba2 saja, saya berubah pikiran. Saya mulai melihat adanya kebahagiaan setiap kali saya mengirim artikel atau membaca artikel yang dikirim oleh anggota2 milis saya. Saya pun mulai rajin mengirim invitations ke semua email yang saya kenal. Bahkan ada anggota yang akhirnya membantu saya memberikan email2 ataupun mengambil secara acak dari email2 forward yang bertebaran di setiap kiriman.

Saya mulai bangkit. Rasa percaya diri saya tumbuh. Saya mulai menjadikan hidup saya sebagai pelayanan. Pelayanan kepada semua orang yang menjadi anggota milis saya. Dan... saya belum mau memikirkan masa depan saya lagi. Saya lelah. Saya hanya ingin bersenang-senang. Saya terlalu takut untuk kecewa lagi. Saya hanya berjanji pada diri saya sendiri, laki-laki yang terakhir kali menjadi kekasih saya adalah laki-laki yang akan menjadi pasangan hidup saya. Dan itu berarti, saya harus lebih ekstra berhati-hati dalam menentukan pilihan maupun mengambil keputusan.

 

Masih teringat dalam benak saya. Ada saat di mana saya terpaksa mengistirahatkan milis saya. Kantor saya - tempat saya biasa melakukan aktivitas milis - libur. Saya sebenarnya tidak rela meninggalkan aktivitas milis saya. Milis itu sudah seperti keluarga saya sendiri. Rasanya ada yang hilang kalo sehari nggak liat2 di milis itu. Tapi terpaksa saya lakukan. Toh saya masih bisa mengecek milis saya dari warnet.

Pertama kali saya menerima sms darinya, saya udah merasakan hal aneh yang menyenangkan. Dia bilang, dia anggota baru milis saya. Baru masuk setelah saya mengistirahatkan milis saya, dan mencoba menghubungi saya via nomor hp yang saya cantumkan di milis itu. Aneh juga. Saya paling takut mencantumkan nomor hp saya di internet. Banyak problem yang bisa muncul. Tapi tetap saja saya cantumkan. Dan mungkin emang udah jalannya. Dia sendiri mengaku kalo dia dikirimin invitation. Invitation-nya pun langsung di-delete tanpa dibaca lagi. Tapi, dia bilang, ada sesuatu yang membuat dia membaca invitation itu sebelum mengosongkan trash-nya. Dan dia tertarik untuk masuk ke milis saya. Sekali lagi, mungkin emang udah jalannya. ^_^

Kami saling bertukar cerita. Kecocokan di antara kami makin terasa setelah 2 hari kami bertelepon-ria. Dan dia tidak sabar untuk bertemu. Well, why not? Walaupun saya jelas2 tidak pernah berani untuk melakukan blind date hanya dalam waktu 2 hari, tapi saya merasa tertantang untuk melakukannya kali ini. So, di hari ke-3 kami kenalan, saya mendatangi

kantornya. Kebetulan kantornya dekat dengan rumah saya. Gak lama saya nunggu, dia muncul di hadapan saya. Surprise? Jelas banget. Ternyata dia menyenangkan sekali. Dan kami langsung menjadi dekat.

Selama liburan, dia selalu menemani saya. Entah menemani di rumah, atau pergi jalan-jalan. Pokoknya liburan kami kemarin, bener2 menyenangkan. Dan setelah jatuh-bangun dalam kedekatan kami, kami yakin kalo kami memang harus saling memiliki. Bener2 surprise saat dia akhirnya meminta saya untuk menjadi kekasihnya. Dia selalu bisa memberikan kejutan-kejutan manis buat saya. Dia tau apa yang bisa menyenangkan saya. Dan dia selalu berusaha menyenangkan saya. Betapa beruntungnya saya dipertemukan dengannya. Kebaikan dan ketulusan hatinya membuat saya tidak ragu dalam mengambil keputusan untuk menerima cintanya.

 

Tetapi, masa lalu selalu menghantui saya. Saya takut dikecewakan lagi. Masa lalu saya melibatkan banyak laki-laki yang selalu menyakiti hati saya. Dan dia mengerti. Masa lalu dia melibatkan banyak wanita yang selalu menyukai dan mengaguminya. Saya cemburu. Berkali-kali dia minta saya untuk percaya bahwa hanya saya yang ada di hatinya. Dan berkali-kali pula saya minta dia untuk mengerti ketakutan saya. Kami saling mengecewakan. Kami saling meminta maaf. Kami saling memaafkan. Kami saling menyayangi. Dan kami saling mencintai. Setelah semakin lama melihat sendiri betapa besar cinta dan sayangnya pada saya, saya percaya kalau Tuhan sudah memberikan keindahan buat saya. Dan ini sungguh luar biasa membahagiakan.

 

Dedicated to My "Angel."

Thanks for loving me.

You know that you're the best thing that ever happened to me in my

whole life.

Kisah Cinta Ibu Retno
Masih dalam proses