Make your own free website on Tripod.com

Saling Mengasihi
Kisah pertobatan dan pengalaman hidup

Home

Pengajaran
Kreatif Warga
Pertobatan
Puisi Kita
sakrament
Short Messages
Kasih Natal
Album
Arti SM
Doa
Sapaan Kasih
Dari hati ke hati
Welcome to SM
Sharing Retret
Gebyar SM
Cerita Kita
Pengalaman Kasih
Sharing Jodoh
Meditasi
Sejarah SM
Quiz
Old and New

 

 

KISAH PERTOBATAN SAYA DARI ILMU KEBATINAN

 

INTRODUCTION

 

Saya ingin mensharingkan pengalaman hidup saya, dimana saya terlibat didalam tenaga dalam atau kebatinan. Semoga sharing ini dapat menjadi pengetahuan bagi rekan2x yg lain unt tidak mencoba2x untuk  ikut didalam ilmu2x kebatinan maupun okultisme dan bagi yg sudah terlibat semoga ini dapat menjadi bahan pertimbangan untuk melepaskan semua yg sudah anda dipelajari. Juga sebelumnya saya minta maaf bila didalam sharing ini melibatkan beberapa agama yg ada. Tetapi ini semua adalah kenyataan yg pernah saya alami sendiri.

 

Salam

Visi & Misi

 

Pendidikan saya dari kecil adalah lingkungan katolik. Dan saya di baptis ketika saya duduk di bangku 2 smp yang kemudian membuat saya aktif menjadi anggota putra altar bahkan saya dekat dengan pastor paroki dan sering pergi bersama2x. sejak kecil  saya sudah sangat menyukai dengan hal2x yg berbau magic, jimat2x dan cerita2x hantu. juga orang tua saya sering memberikan saya air2x jimat dari klenteng, bunga2x unt dipakai mandi, serta hu yg harus selalu saya bawa kemanapun saya pergi. Dan itu mempengaruhi pemikiran saya, unt mencari guru yg dapat mengajari saya.

 

Awal saya mengenal kebatinan adalah ketika itu saya masih duduk di sma kelas 1, dimana  saya menjadi seorang anak kost di salah satu kota didaerah jawa barat. Setelah beberapa bulan, saya mulai mengenal teman2x dari lingkungan yg mempelajari semacam tenaga dalam. Waktu itu saya sudah sangat tertarik unt bergabung, tetapi karena namanya masih anak baru, jadi masih sulit untuk bisa diterima. Dan juga karena setiap perkumpulan memiliki peraturan unt tidak sembarang membawa orang.

 

Sampai kemudian saya mengalami penodongan ketika hendak pulang dari kost saya. Waktu itu saya benar2x shock dan tidak dapat melawan. Perasaan marah dan dendam, membuat saya untuk bertekad untuk benar2x bergabung dengan salah satu aliran tenaga dalam / kebatinan tsb.

 

Sampai akhirnya saya dapat diterima disalah satu aliran kebatinan, sebut saja SJ.( maaf saya tdk sebutkan nama aslinya). Untuk sekedar informasi, disekolah saya cukup banyak murid yg mempunyai pegangan ilmu dari berbagai aliran. Juga guru2xnya ada beberapa yg memiliki, bahkan kami juga seringkali menggunakan ruangan kelas unt latihan dan itu diketahui oleh guru dan kepala sekolah. 

 

AWAL SAYA DITERIMA JADI ANGGOTA SJ

 

Ketika itu saya dibawa oleh salah satu rekan saya dan diperkenalkan dengan seorang guru yg nantinya kami harus memanggilnya papi. Setelah berbicara, dan diterima, kemudian saya diberi air yg harus saya minum dan basuh diseluruh badan. Air itu rasanya rada2x aneh, seperti ada wangi2xan tertentu didalamnya. setelah itu saya melihat papi tsb memasang hio, dan saya perhatikan itu selalu dilakukan bila ada anggota baru. Setelah itu juga saya diberi sebuah cincin yg sudah diisi sbg tanda pengenal dgn anggota lainnya.

 

Setelah itu saya diberi bacaan dalam bacaan arab telah disesuaikan dengan hari lahir saya, yg harus saya wiridkan setiap malam unt menambah kekuatan. Sekedar informasi, setiap perguruan memiliki kunci yg berbeda2x unt mementalkan lawan. Ada yg melalui kedutan diperut, tarikan nafas dimulut,dsb. Tetapi itu semua hanya digunakan unt mereka yg masih pemula. Juga kami memiliki larangan untuk tidak melakukan perbuatan cabul, mabuk2xan dan membawa jimat2x kedalam wc. Karena semua itu akan membuat ilmu kami hilang dengan sendirinya ( tetapi pada kenyataannya ketika salah satu rekan saya melanggarnya, ilmunya malah semakin kuat).

 

Sejak saya diterima menjadi anggota, saya semakin mengenal banyak anggota baik dari yg satu aliran maupun yg berbeda aliran. Kami sering melakukan latihan bersama antar aliran. Dan sungguh tidak disangka, banyak murid yg memiliki pegangan dan mereka dari berbagai aliran yg selama ini selalu tertutup. Tetapi ketika seseorang sudah menjadi anggota, mereka akan terbuka dan tidak segan2x unt mempraktekkan ilmu yg baru. Keuntungan lainnya, rata2x murid menjadi segan bila tahu orang itu adalah anggota salah satu aliran.

 

Minimal sebulan atau seminggu sekali kami datang ke papi tsb. Dan biasanya kami diberi air unt diminum setiap datang dan juga seringkali diajarkan hal2x yg baru atau diberi jimat2x unt baru unt dibawa. Semakin kami sering datang, semakin kami diberi sesuatu yg baru dan bertumbuh dengan cepat.

 

Seorang pemula, hanya dapat mementalkan orang tanpa menyentuh tetapi masih menggunakan gerakan tangan. Tetapi pada perkembangannya kami juga dapat menggunakan mata atau hentakkan kaki. Kemudian ada juga mantra yg digunakan unt memukul orang dari jarak jauh, tetapi membuat orang itu menjadi tidak sadar dan bergerak menjadi kepanasan atau kedinginan. Bila dilakukan pada jarak dekat, dapat mengakibatkan luka yg cukup fatal. Dan biasanya kami juga diajarkan mantra unt menarik kembali dan menyadarkan orang tsb.

ada juga ilmu yg disebut sebagai gerak batin dimana  sebelumnya orang itu diberi suatu bacaan, dan kemudian berkonsentrasi dan melemaskan badan, dan kemudian akan ada suatu kekuatan yg menggerakkan badan dari orang tsb. Dan gerakan itu membentuk suatu gerakan2x jurus2x  kungfu cina seperti dewa mabuk, ilmu ular, macan, kera, totokan,dsb. ini hanyalah gerakan kungfu BUKAN menjadi gerakan binatang tsb. Dan ada juga ilmu yg di sebut nyambat yg bentuknya adalah memanggil roh unt masuk kedalam tubuh kita. umumnya adalah macan, ular,dsb. ini cukup berbahaya, karena orang tsb sudah dalam keadaan tidak sadar, dan sepenuhnya seluruh gerakan seperti macan dan dikendalikan oleh kekuatan lain. Bahkan dalam beberapa kejadian, setelah proses nyambat tsb, biasanya ada roh2x yg lain berusaha unt masuk. Hal ini pernah dialami oleh teman seperguruan saya sendiri. Ilmu ini juga yg sempat membuat sekolah kami gempar karena terjadi didalam kelas. Juga ada beberapa jimat yg harus kami bawa dan ada juga beberapa yg dimasukkan kedalam badan seperti tangan, dahi, dsb, mirip seperti susuk hanya bedanya ini bukan dalam bentuk paku atau mutiara, melainkan sesuatu yg pada nantinya akan semakin berkembangbiak secara gaib didalam tubuh. Dan masih banyak lagi yg saya tidak mungkin saya ceritakan secara keseluruhan.

 

Sekedar informasi, perguruan yg saya ikuti adalah legal dan bahkan kami menjadi bagian seperti pemuda pancasila (PP) tetapi dalam beda group yg anggotanya tidak sebanyak PP. Tetapi kami juga memiliki suatu kartu keanggotaan dan kami termasuk didalam divisi bela diri tenaga dalam. Mungkin mirip seperti aliran satria nusantara, bunga karang,dsb. Juga aliran yg saya ikuti ini adalah aliran putih ( yg skrg menurut saya tidak ada bedanya).

 

PERTEMUAN SAYA DENGAN SEORANG GURU ALIRAN BUDHA

 

Pada saat2x saya hampir lulus dari kelas 3, salah satu rekan seperguruan saya yg bisa dikatakan sebagai murid kesayangan  dan bisa dikatakan yg paling tertinggi ilmunya mengalami pertobatan dikota lain didaerah jawa barat. Waktu itu dia menasehati kami untuk melepaskan ilmu2x yg kami miliki karena ternyata semua itu adalah black magic. Saya mendengar kalau teman saya itu dilepaskan oleh salah seorang pendeta, tetapi entah mungkin pendeta itu menggunakan kuasa darimana., yang pada akhirnya menyebabkan pendeta itu sendiri mengalami muntah darah, karena ilmu yg ada didalam teman saya itu ternyata lebih kuat. Untuk seterusnya saya sudah tidak mendengar kabar ttg teman saya ini.

 

Ketika mendengar itu, saya dan 2 rekan saya yg satu aliran berpikir untuk melepaskan ilmu yg kami punya. Kemudian kami dikenalkan oleh salah satu teman sekelas saya yg lain yg memiliki seorang paman yg paranormal dengan aliran budha. Waktu itu saya masih menganggap adanya  white magic dan black magic.

 

Setelah bertemu dengan paman dari teman saya itu, kemudian dia menceritakan bahwa sudah sejak lama dia tahu ttg aliran ini, bahkan dia mengenal guru kami ini. Baru kemudian kami diceritakan bahwa papi itu memiliki 9 guru dari berbagai gunung, dan salah satu dari gurunya itu adalah nyi blorong, prabu siliwangi,dsb (saya kurang ingat semuanya). dan didalam rumah guru kami itu ada suatu kamar yg tidak boleh siapapun masuk yg digunakan unt pertemuan dengan lelembut dan jimat2x yg dimilikinya.

Kemudian kami juga diberitahukan bahwa setiap dari kami, memiliki beberapa penjaga yg selalu melindungi kami yg berupa jin, kera putih, dsb. Yang selalu menjaga kami agar tidak dapat diserang secara gaib maupun secara mendadak. Tetapi bukan itu yg membuat kami terkejut, melainkan ketika paman ini memberitahukan kalo sebenarnya guru kami ini juga menyedot setiap umur kami. Guru kami ini memang sudah lanjut usia dan selalu sakit2xan. Tetapi setiap kami selesai menjenguknya, beberapa hari kemudian dia akan kembali sehat bahkan terlihat seperti orang yg tidak pernah sakit. Terakhir kali sempat kami semua dipanggil dan waktu itu kami pikir hidupnya sudah tidak lama, tetapi selalu setelah kami datang beberapa hari kemudian dia kembali segar bugar. Akhirnya kami mengerti akan keanehan ini. Ternyata umur kamilah yg digunakan unt memperpanjang umurnya. Dengan melihat kenyataan ini, mau tidak mau kami menjadi percaya dan tidak pernah datang kesana lagi.

 

Setelah itu, mulai satu persatu dari kami dibersihkan dari ilmu2x tsb. Tetapi sebelumnya paman ini harus mengusir penjaga kami. Dan itu memerlukan waktu dan tidak bisa langsung. Kami sendiri harus melakukan puasa dan cia cai yg berguna unt memagari diri kami dari serangan balik guru kami. kami juga mengalami gangguan2x pada malam hari seperti suara2x yg memanggil,dll. Belum kami juga harus datang ke tempat paman itu setiap minggu unt dibersihkan dan dikeluarkan ilmu2x yg kami punya. Satu hal lagi, kami juga diharuskan unt mandi di daerah curug sekitar gunung untuk pembersihan. Tetapi kemudian kedua teman saya tsb tidak kuat dan merasa sayang untuk membuang itu semua, dan mereka memutuskan untuk tetap menyimpannya unt menjaga diri. Karena sejak memiliki ilmu2x tsb, mereka juga memiliki banyak musuh. Mereka sudah terbiasa akan memiliki suatu kekuatan dan takut bila semua itu hilang mereka tidak ada perlindungan.

 

Jadi hanya saya sendiri yg masih rutin untuk datang. Dan paman ini mulai memberikan saya tenaga dalam yg lain. Badan saya sempat dikias dengan menggunakan huruf cina. Ketika paman ini mengetahui kalo saya beragama katolik, dia mulai menanyakan nama santo baptis saya, yg kemudian dia panggil dan berkomunikasi dengan santo tsb dan kemudian menjadi penjaga saya menggantikan penjaga yg sebelumnya. ( skrg saya baru mengerti ini semua hanyalah trik permainan roh ). Saya juga harus melakukan puasa dan berdoa setiap jam 8 malam dengan menggunakan sebatang lilin dan menggunakan rosario tetapi bukan berdoa rosario, melainkan doa bapa kami dan salam maria tetapi pada setiap akhir biji ada tambahan memanggil nama santo baptis saya untuk datang dan menjaga. ( tolong jangan disalah artikan iblis dapat menggunakan barang2x suci gereja unt membuat manusia terikat dan menjadi pengikutnya  sebagai contoh misa kudus dirubah oleh gereja sesat  menjadi misa hitam dan air suci diganti menjadi air najis. Jadi bukan rosarionya yg salah tetapi hanya DISALAHGUNAKAN. Doa Rosario itu sendiri sangat baik bila dilakukan dengan benar karena rosario termasuk dalam doa kontemplasi yg melatih orang untuk peka thd suara Tuhan. Untuk bukti akan hal ini, saya memiliki kesaksian sendiri dari teman2x saya yg terlibat didalam karismatik dan rosario. Tetapi tidak akan saya ceritakan disini).

Untuk sekedar informasi, paman ini memiliki aliran budha yg berhubungan dengan dewa langit, kuan kong, dewa bumi,dsb (saya kurang jelas akan nama2xnya karena ketika diberitahu dalam bahasa cina )

 

Keinginan saya untuk belajar white magic tidak hanya sampai disini saja. Setelah dari paman itu saya dibimbing, saya juga mendapatkan dari guru yg lain yg juga aliran budha. Waktu itu saya diajak oleh sepupu saya ke salah seorang paranormal yg dapat kemasukan dewa kuan kong. Disini juga saya sempat dikias bahkan saya sempat membawa mama dan adik2x saya ( saya sangat menyesal kalo mengingat hal ini apalagi efeknya sampe sekarang ). Saya juga sempat pergi ke suatu klenteng terbesar  didaerah puncak unt minta kekuatan dari kwan im, dewa dewi, prabu siliwangi,dsb. juga didalam dompet saya mulai menyimpan hu dari klenteng kwan im dan Ma Ku poh, yg nantinya terbawa ketika saya mulai bertobat dan mengikuti retret SHBDR.

 

 

PERTOBATAN SAYA KEPADA KRISTUS MELALUI KARISMATIK

 

MENGENAL KARISMATIK UNTUK PERTAMA KALINYA

 

Tahun 1996, saya mulai memasuki dunia kampus di kota Jakarta dan kembali menjadi anak kost. Saya masih tekun datang seminggu sekali kegereja. Tetapi itu semua bukan karena saya ingin mengenal Tuhan, melainkan hanya sebagai kewajiban dan mencari teman. Kira2x 2 bulan setelah saya hidup dijakarta, salah seorang teman kost saya mulai bercerita ttg KATOLIK KARISMATIK. Waktu itu saya sama sekali belum pernah mendengar tentang katolik karismatik. Saya hanya menceritakan masalalu saya yg terlibat black magic kepada teman saya itu, dan teman saya mengatakan bahwa didalam karismatik ilmu2x itu bisa dibuang secara bersih. Jujur waktu itu saya sangat kaget dan didalam pikiran saya waktu itu adalah mgk ini ilmu aliran katolik. Dan saya tertarik untuk mempelajarinya ( kalo inget sekarang, malu sekali rasanya ). Karena motivasi itulah saya mau diajak ikut karismatik.

 

Pengalaman pertama saya ketika masuk kedalam persekutuan karismatik waktu itu adalah shock. Waktu itu saya datang seorang diri, karena teman saya ada keperluan dan menyusul belakangan. Saya bingung waktu itu dengan suara keyboard dan speaker yg kencang dan lagu2x yg rasa2xnya koq mirip2x Kristen. Sekedar informasi, Jujur, sejak smp saya sudah tidak menyukai orang2x Kristen karena saya punya pengalaman buruk dimana saya dipaksa unt mengikuti kebaktian mereka dan ketika saya menolak saya sempat dimusuhi bahkan dibilang kalo saya akan masuk neraka dan mengatakan gereja saya sesat. Waktu itu saya sangat marah sekali dan memiliki antipati thd segala kekristenan ( tapi sekarang sudah tidak ada perasaan antipati koq ). Dan saat itu saya berada didalam ruangan  dgn lagu2x kristen yg kayanya heboh buat saya. Rasanya saya sudah mau lari keluar dan memarahi teman yg mengajak saya. Satu hal yg membuat saya tidak jadi untuk keluar adalah ketika saya melihat didepan ada salib katolik. Saya pikir di Kristen khan salibnya tidak ada Yesusnya, ini koq ada Yesusnya, itu berarti saya tidak salah masuk ruangan. Juga saya pikir tidak mungkin teman saya menjerumuskan saya, soalnya saya sudah bilang sebelumnya kalo saya tidak suka akan Kristen dan teman saya juga katolik.

Ketika acara dimulai dan ada penumpangan tangan, saya shock untuk kedua kalinya melihat orang2x yg jatuh. Saya pikir itu orang koq Cuma dipegang kepalanya malah pingsan. Yah, sudah saya juga coba2x maju karena penasaran pengen tahu. Tapi sampai didepan saya ragu karena harus menunggu lama, sampai akhirnya saya kembali duduk.

 

MENGIKUTI SHBDR

 

Setelah sebulan dari acara itu, kemudian teman kost saya mengajak untuk mengikuti yg namanya seminar hidup baru didalam roh (SHBDR) yang diadakan persekutuan karismatik di kampus saya. Karena saya kepengen ilmu saya dihilangkan dan juga belajar ilmu aliran katolik, jadilah saya pergi retret di daerah puncak.

 

Didalam retret itu saya sama sekali tidak bisa konsentrasi. Setiap pembicara mulai berkhotbah pasti saya ngantuk dan tidak menangkap apapun sama sekali. Rasanya telinga dan otak saya itu tidak bisa menangkap setiap penjelasan apalagi ayat2x alkitab (oups, ketauan dech :p ). Tapi untungnya sehabis session selalu ada sharing kelompok yg sebenarnya saya juga gak suka, tapi setidaknya lumayan tidak membuat ngantuk. Ketika sharing kedua, saya mulai terbuka ttg alasan saya mengikuti retret untuk menghilangkan ilmu yg saya punya.  Ketika malam hari, salah satu anggota sharing kelompok saya menarik saya keluar kamar, dan mulai bertanya2x tentang ilmu yg saya punya. Waktu itu saya pikir ini orang koq pengen tau aja, tapi ternyata orang ini mulai mengaku kalo sebenarnya dia juga memiliki ilmu kebatinan. Bahkan yg dimiliki olehnya lebih tinggi dari yg saya miliki. dia dapat melihat hal2x yg kasat mata dan ilmunya sendiri berhubungan langsung dengan prabu siliwangi. Padahal tempat retret itu sendiri sangat dekat dengan gunung Gede yg menurut orang sebagai pusat dari kerajaan siliwangi.

Baru pada sharing keesokan harinya, orang ini mengaku akan ilmu yg dimilikinya. Dan ternyata itu membawa efek yg negatif karena pada saat doa penutup sharing, prabu siliwangi nya malah mulai mengamuk walau masih dapat dikontrol. Untungnya anggota sharingnya tahan banting untuk tidak bubar ketakutan .

 

Pada sore hari seluruh peserta retret mulai masuk kedalam pertobatan dan pengakuan dosa sebelum pada malam harinya kami akan masuk kedalam acara pencurahan Roh Kudus seperti yg terjadi pada masa pentakosta dijaman para rasul. Sebelum acara pencurahan Roh Kudus itu sendiri, ada pembaharuan janji baptis yg dipimpin oleh Romo. Waktu itu teman sharing yg memiliki ilmu itu cepat2x mendekati saya, dan mengatakan bahwa didalam dirinya mulai terasa panas. Jadi dia berdiri dekat saya karena dia takut bila sampai lepas kontrol itu akan melukai peserta yg lain. Mgk karena perasaan senasib memiliki ilmu, sehingga saya juga tidak ada perasaan takut.

 

Selama pembaharuan janji, teman saya masih dapat bertahan, tetapi ketika ada janji untuk mengusir setan dan pengikutnya, dia sudah mulai kehilangan kesadaran dan mulai jatuh dan setelah selesai janji dan pencurahan Roh Kudus, teman saya sudah sepenuhnya merangkak dan mulai menyerang mimbar. Tetapi team yg melayani sudah lebih cepat unt memegang dan membawanya ke ruangan lain unt didoakan. Selama acara pencurahan Roh Kudus itu, saya merasakan suatu Kasih Tuhan yg luar biasa dan puji Tuhan atas karunia bahasa lidah yg Tuhan berikan untuk saya pada waktu itu. juga banyak kesaksian2x menguatkan dari para peserta dan juga team yg diantaranya yg masih teringat adalah ada yg melihat langit terbuka dan melihat  Yesus serta para  balatentara malaikat surgawi   turun dan berkeliling mendoakan setiap peserta dan juga Bunda Maria dengan membawa rosario berdoa didekat mimbar dan dibelakangnya berdiri malaikat Michael. Sebagai peneguhan, seringkali Bunda Maria hadir dan selalu disertai oleh malaikat Michael. Bahkan kesaksian dari teman saya, didalam kebaktian salah satu gereja Kristen, dimana saat itu mereka melakukan pujian dan penyembahan. Kemudian pendeta itu mendapatkan penglihatan akan kehadiran Yesus dan para malaikat juga Bunda Maria. Semua gambaran yg dikatakan pendeta itu, sama persis dengan apa yg teman saya lihat termasuk jubah dan posisi Yesus yg berjalan. Hanya pendeta tsb tdk mengatakan apapun ttg Bunda Maria yg pada saat itu juga hadir dan berdoa. Satu hal yg dapat dipelajari,  walaupun banyak gereja yg menentang Bunda Maria, tetapi Maria tetap selalu setia untuk mengasihi mereka tanpa melihat penolakan yg mereka tunjukkan. 

 

Keesokan harinya, kami merayakan misa bersama. dan setelah misa kembali diadakan pencurahan Roh Kudus, dan untuk kali ini saya hanya menangis (padahal udah ditahan2x)  dan merasakan bahwa Tuhan sangat sangat mengasihi saya. Sekedar informasi sampai selesai retret saya tidak memegang jimat saya dikantong karena saya masih anggap itu white magic, walau semua jimat sudah diminta oleh para team.

 

 TUHAN MELEPASKAN ILMU2X YANG SAYA MILIKI

 

Dua hari setelah saya mengikuti SHBDR, ketika saya sedang tidur, tiba2x saya terbangun kurang lebih jam 3 atau 4 pagi. Ada sesuatu yg berat menindih badan saya dan juga kedua tangan saya seperti ditarik keatas. Kedua mata terbuka, tetapi suara saya tidak bisa keluar. Waktu itu saya sangat sulit unt bernafas, hanya bisa melalui mulut yg megap2x. entah tiba2x saya langsung reflek berdoa didalam hati. Sedikit demi sedikit suara saya muncul, dan langsung berbahasa roh. Perlahan-lahan saya mulai bisa bernafas dan sesuatu itu mulai tidak begitu kuat menekan saya lagi. Dan bersamaan juga bahasa roh saya semakin keras. Entah berapa lama semua itu terjadi, ketika akhirnya saya bisa lepas dan bergerak. Saya mengalami hal ini 2 kali dalam selang waktu yg berdekatan.

 

Seminggu setelah retret, saya mulai mengikuti persekutuan doa karismatik katolik (PDKK) dikampus saya. Ketika itu saya masih ingat temanya mengenai luka batin. Dan ketika ada didoakan, saya ikut maju untuk didoakan. Saya mengalami resting ( istirahat didalam roh) yg cukup lama. Karena sampai acara selesai saya masih belom dapat bangun. Ketika akhirnya dibawa oleh team, akhirnya saya sadar bahwa saya harus menyerahkan seluruh jimat yg saya punya.

 

Setelah itu saya mulai rajin mengikuti PD dan mulai rindu untuk mengenal Tuhan. saya mulai membeli alkitab untuk yg pertama kalinya dan membacanya. Semakin saya membaca, semakin saya semangat dan ingin tahu tentang Yesus secara pribadi. Kemudian saya mengikuti suatu rekoleksi tentang luka batin dan kuasa gelap. Dari situ saya mengetahui bahwa apa yg saya pelajari dulu, sangat menyakiti hati Tuhan dan itu adalah suatu dosa yg besar. Saya mulai menyesali semuanya dan belajar unt melepaskan semuanya.

 

Sejak itu didalam diri saya mulai ada kerinduan untuk dapat melayani Tuhan. saya sudah tidak terlalu memikirkan untuk belajar kebatinan maupun tenaga dalam lagi. Saya hanya pasrah dan berharap Tuhan mau bekerja didalam diri saya. Kemudian melalui PD tersebut, saya diproses dan mengikuti kelas bimbingan untuk nantinya akan dipakai untuk pelayanan. Kurang lebih itu semua adalah 6 bulan 1 tahun lamanya saya diproses dan didoakan oleh team dan diberikan pengajaran2x. baru setelah itu kami dilepas unt boleh melayani didalam PD sebagai team. Sekedar informasi, teman saya yg memiliki ilmu didalam retret, akhirnya memutuskan unt tidak melepaskan ilmu2xnya.

 

Proses pelepasan itu sendiri tidak secepat seperti yang saya pikirkan. Mungkin cara Tuhan terhadap setiap orang berbeda2x. tetapi apa yg saya alami dan rasakan bahwa Tuhan sedang memproses dan melihat keteguhan saya untuk dilepaskan secara total.

Saya merasakan suatu rencana Tuhan yg indah buat saya. ketika saya sudah pasrah  dan tidak lagi memikirkan unt pelepasan ilmu itu, Tuhan malah melepaskannya dengan luar biasa. Suatu hari ketika saya mengikuti PD dan maju untuk didoakan, waktu itu saya berpikir bahwa mgk saya hanya resting atau tidak merasakan apa2x. tetapi ternyata dugaan saya salah waktu itu, ketika saya hendak didoakan saya merasakan sesuatu yg panas dari depan saya didekat kepala. Belum sempat saya berpikir, tiba2x saya langsung terpental dan meronta2x mirip seperti ikan yg ditaruh didarat. Saya tidak dapat mengontrol diri saya waktu itu, tetapi pikiran saya sendiri masih setengah sadar akan keadaan sekeliling. Setelah itu saya mulai konseling pribadi dengan moderator saya dan didoakan unt pelepasan dan luka batin. sejak itu mulai sering mengalami muntah ketika didoakan. Dan muntah itu berwarna hitam kemerah-merahan. Saya percaya itu semua adalah air2x jimat yg selama kurang lebih 4 tahun dan hampir tiap minggu / bulan saya harus minum. Itu belum yg termasuk yg saya minum ketika saya masih kecil. Proses dari pelepasan yg saya alami kurang lebih 4-6 bulan lamanya saya harus didoakan dan diisi oleh firman Tuhan. 

 

Pernah juga suatu hari, ketika saya kami sedang berdoa bersama dengan beberapa rekan, tiba2x saya kembali kemasukan roh jahat. Dua dari teman saya sudah melihat bentuk roh ini yg memang hendak menganggu kami untuk berdoa, tetapi karena memang saya masih memiliki jalur unt masuknya roh2x itu, menyebabkan saya kemasukan lagi. Dan kembali saya didoakan oleh team yg ada.

 

juga saya pernah datang ke tempat romo yohanes di puncak unt minta didoakan pelepasan. Waktu itu saya datang pada hari sabtu sore, dan menurut rencana ingin konsultasi dulu dengan frater herman. Tetapi karena waktu kedatangan saya terlalu dekat dengan acara adorasi, sehingga tidak jadi konsultasi tetapi langsung mengikuti adorasi. Ketika itu Sakramen Maha Kudus dibawa keliling dan ditumpangkan kepada setiap orang yg hadir unt didoakan. Ketika tiba giliran saya, tiba2x saya merasakan ingin muntah lagi dan nafas saya mulai sesak dan tubuh saya mulai dipegangin oleh 3 orang frater pada saat itu. dan mgk romo yg membawa mostran mengerti, dan kemudian tdk mendoakan saya terlalu lama. Setelah acara selesai, ternyata seorang frater menunggu dibelakang saya dan kemudian membawa saya kebelakang altar. Dan disana sudah ada 2-3 orang frater yg kemudian menanyai saya soal perihal ilmu2x yg saya pelajari. saya menceritakan semuanya dan akhirnya saya didoakan pelepasan sekali lagi bersama 3 orang frater pada saat itu.

 

IMAN KEKATOLIK SAYA MULAI DIUJI

 

Setelah Tuhan memulihkan saya secara total saya pun mulai masuk pelayanan didalam PD di kampus saya. setiap orang mulai memilih bidang2x pelayanan sesuai dengan panggilan maupun talentanya masing2x. dan saya memilih pelayanan sebagai pendoa.

 

Sejak mengenal karismatik, saya mulai akrab dengan teman2x Kristen dari berbagai denominasi. Saya sudah tidak lagi melihat perbedaan, dan teman2x saya juga mulai mengerti ttg katolik dan mulai bisa menerimanya walau tidak semua denominasi yg mau mengerti. Ada beberapa denominasi garis keras yg seringkali memperdebatkan dan menentang  kekatolikan saya, walaupun saya sudah jelaskan dengan kesamaan2x seperti karismatik dan karunia2x Roh, tetapi mereka tetap tidak mau menerima. dan sayapun mulai terbuka unt mengikuti KKR ataupun acara2x Kristen walau tidak terlalu sering. Yang akhirnya membawa dampak negatif dan sempat membuat saya mempertanyakan banyak hal seperti bunda maria, patung2x, rosario, sakramen,dsb. Puji Syukur, saya memiliki saudara2x seiman yg kuat dan saling mendukung ketika saya mengalami keragu-raguan. Saya memiliki teman2x dari legio maria yg juga karismatik yg memberi saya banyak masukan dan pengertian ketika saya goyah. Juga saya mulai mengikuti kelompok2x doa rosario yg berasal dari sel romo yohanes.

 

Tetapi ternyata pertanyaan2x dari saudara2x Kristen seringkali membuat terpojok dan tidak dapat menjawab. Seringkali saya tidak mendapatkan jawaban karena sulit unt mencari orang yg mengerti secara mendalam didalam katolik. Puji syukur kepada Tuhan, setelah saya lulus dari kuliah saya, orang tua saya menginginkan saya melanjutkan untuk kuliah di negara kangaroo.

 

Sesampainya di kota opera house, saya menemukan suatu persekutuan doa karismatik katolik Indonesia. Dan ternyata di kota inilah saya mengenal kekatolikan secara lebih mendalam dengan adanya seminar2x yg mengajarkan kekatolikan dan romo2x dari Indonesia yg datang baik untuk sekedar liburan maupun diundang untuk berbicara dalam seminar. ada seorang romo yg datang untuk liburan, dan romo ini sangat dekat dengan PD dimana saya melayani. Dari romo ini saya banyak belajar dan mengerti lebih lagi akan perbedaan Katolik dan Kristen, tetapi beliau menjelaskan secara bijaksana dan membuat saya belajar untuk semakin menghargai kesamaan yg ada dengan saudara2x dari Kristen. Tidak ada kebencian sama sekali, semakin saya mengerti akan kekatolikan, semakin saya diajar untuk menghargai saudara2x Kristen. Walau dinegara ini ada beberapa denominasi dari paham fundalisme yg menjelekkan gereja saya, tetapi itu semua tidak membuat iman kepercayaan saya goyah lagi. saat ini sayapun terlibat didalam beberapa milis Kristen, tetapi itu semua hanyalah untuk saya mempelajari hal2x positif yg membuat pikiran saya terbuka terhadap pengenalan kepada Tuhan sebagai penyelamat pribadi saya. Dan tidak lama kemudian sayapun di kenalkan oleh milis API Katolik yg membuat saya semakin bertumbuh didalam pengetahuan dan iman kekatolikan. 

 

 

Banyak jalan untuk kita dapat mengenal Tuhan. baik melalui gereja Kristen maupun Katolik. salah satu jalan yg saya tempuh adalah melalui gereja Katolik dan pembaharuan karismatik. Dari karismatik, saya belajar mengenal kekatolikan. Ini membuat saya semakin menghargai akan arti sakramen, pengakuan dosa, tubuh Kristus, rosario,dsb. dan membuat saya rindu unt terus belajar melalui Alkitab, doktrin gereja, dan kehidupan para kudus. Dan  mgk bagi rekan2x yg lain ada yg melalui legio, mudika,dsb. itu semua adalah cara tetapi kita semua tetap didalam satu tubuh gereja dan memiliki satu tujuan, yaitu untuk pengenalan akan Tuhan. kalo kita tdk dapat  melihat cara, belajarlah untuk melihat tujuan. Karena setiap orang memiliki style yg berbeda didalam mengungkapkan rasa cinta dan syukur kepada Tuhan.  

 

Memang harus diakui, ada dampak negatif dari orang2x yg terlibat didalam pembaharuan karismatik. Mereka seringkali mensama-ratakan dengan ajaran Kristen, yg akhirnya membuat mereka memilih menyeberang karena fasilitas dan suasana yg lebih meriah. Satu hal yg dapat saya bagikan, walaupun Katolik karismatik dan Kristen diluarnya sama, tetapi didalam penghayatannya banyak terdapat perbedaan. Oleh sebab itu saat ini persekutuan karismatik biasanya selalu dibimbing oleh seorang romo.  Dan persamaan itulah yg saya lihat sebagai sisi positif yg membuat banyak gereja2x Kristen pada akhirnya mau terbuka dan mengerti akan Katolik. Walau mereka tidak dapat menerima perbedaan yg ada, tetapi mereka tidak dapat mengabaikan persamaan yg ada. Tampaknya angin Roh Kudus melalui gerakan Karismatik, menjawab pertanyaan saudara2x Kristen yg menanyakan keyakinan gereja Katolik akan Karya Roh Kudus. 

 

PENUTUP

 

Saya hanya memberikan saran bagi rekan2x yg memiliki ilmu2x kebatinan, jimat2x baik berupa hu, keris, batu,dll, sebaiknya dilepaskan dan berikan kepada romo, pendeta atau orang2x yg mengerti untuk didoakan pelepasan. Karena harga dari semua itu, bukanlah uang yg harus keluarkan unt belajar melainkan seringkali diri kita sendiri, keluarga, maupun orang2x terdekat. Sesulit apapun dan sekuat apapun ilmu yg ada didunia ini, tetapi ketika dihadapkan oleh kuasa Tuhan, semuanya menjadi tidak berarti. Saya melihat dan mengalami sendiri kuasa2x gelap yg ketika Kuasa Allah hadir, mereka akan melakukan manifestasi, tetapi pada akhirnya tetap Tuhan yg akan menang. Tetapi untuk semuanya itu, haruslah ada KESADARAN DAN KEMAUAN yg keras unt melepaskannya. Tanpa itu semuanya akan sia2x.

 

 Satu kerinduan saya sejak awal pertobatan saya yaitu melihat gereja Tuhan dapat kembali bersatu, tanpa memandang doktir, denominasi, perbedaan dan kesalahan masalalu. Hal ini pernah saya utarakan kepada seorang romo, dan satu jawaban yg saya dapatkan dari romo tsb adalah Gereja secara structural sudah sangat sulit untuk dipersatukan kembali, karena sudah terlalu banyak perbedaan dan perpecahan yg terjadi, TETAPI gereja tetap dapat bersatu, yaitu didalam Visi dan Doa.  Selama  masih banyak orang berdoa, dan selama orang2x masih mau menjalankan Visi yg Tuhan berikan, gereja masih tetap ada kemungkinan untuk bersatu, Tidak secara organisasi, tetapi secara ROH didalam KASIH TUHAN.

 

Love and peace

VISI & MISI

 

NB: Sorry, kalo jadi panjang dan ceritanya sempat melantur kemana2x. maklum bukan pengarang buku.  

 

Tambahan

Hanya sebagai tambahan informasi saja. Ilmu yg dulu saya pelajari juga dapat digunakan sebagai pengobatan. Tetapi semuanya itu tergantung tingginya ilmu yg dimiliki. Kami semua memiliki bacaan / mantra yg dapat digunakan unt mengobati orang2x sakit hanya dengan memegang tubuh yg sakit dan membacakan mantra yg kami punya. Atau cara lainnya adalah dengan dengan memberikan air yg sudah dimantrai untuk diminum oleh si penderita. Ada pula cara lain yaitu dengan aura. Yang cara kerjanya adalah mendeteksi aura dari orang tsb. Biasanya orang yg sakit Karena pada auranya terjadi suatu celah. Dan celah itulah yg harus ditutup / dilapisi dengan tenaga dalam agar si penderita sembuh.

Selain itu kami juga dilatih untuk dapat mengisi barang2x seperti cincin, sapu tangan, kain,dsb. unt dapat melindungi orang yg membawanya. Sehingga org yg membawanya ada kemampuan unt mementalkan musuh . tetapi hanya sampai tahap mementalkan saja, tidak dapat lebih. Berbeda dengan mereka yg sudah menjadi anggota.

Dan juga beberapa diajarkan unt menghipnotis lawan dengan hanya memegang atau menepuk, sehingga lawan tunduk thd orang tsb. Kasus lainnya, kami juga dapat kebal thd senjata tajam. Dulu senjata tajam sering dipakai main kepada badan kami.

 

Tetapi semua itu, hanyalah kekuatan yg sia2x belaka. Karena semuanya bukanlah berasal dari Tuhan. bahkan membuat kami sombong dan berkelakuan seenaknya. Banyak dari kami menggunakan dengan sembarangan seperti berkelahi ataupun mempraktekkan kekuatan kami kepada teman. Bahkan tidak jarang, seringkali sengaja mencari gara2x atau lawan dengan mencari gara2x.

Segala penulisan ini, bukanlah untuk menyombongkan kekuatan atau kuasa2x yg dulu saya miliki. tetapi agar kiranya semua ini dapat menjadi pengetahuan agar orang2x tidak lagi terjerumus. Dan biarlah segala kesaksian ini saya kembalikan untuk kemuliaan dan penghormatan kepada  Tuhan kita Yesus Kristus.

 

Akhir kata, seperti yg pernah rasul Paulus berkata pada Filipi 3:7-8

 

tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia daripada semuanya. oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus.

 

Love and Peace

Visi & Misi

 

KASIH YANG DISEGARKAN

 

Hi semuanya,

Pada hari ini aku merasa disegarkan kembali oleh kasih karunia Tuhan.

Selama ini aku merasa begitu banyak beban yang terus menerus menumpuk di punggung, tangan, kaki, dan seluruh tubuhku bagaikan rantai yang mengikat. Tapi kasih karunia Tuhan-lah yang telah membebaskan aku dari semuanya itu.

Belum pernah sekalipun dalam hidupku, aku mengalami kebahagiaan yang tiada tara ini.

Akhir tahun 2002 merupakan akhir dari segala masa kekelaman di dalam diriku, dan merupakan akhir tahun yang begitu membahagiakan dan belum pernah aku temukan dalam seumur hidupku. Begitu besar kasih Tuhan Yesus Kristus yang telah mengetuk relung hatiku, memegang tanganku untuk kembali kepada-Nya telah mengetarkan seluruh jiwaku. Kumerasakan kasih-Mu yang besar terhadapku Tuhan, dan kasih-Mu itu kasih yang tiada berkesudahan.

Awal tahun 2003 merupakan awal dari terbentuknya kembali diri-ku. Aku merasa aku terlahir kembali laksana seorang bayi mungil... Terima Kasih Tuhan, karena kemurahan hati-Mu lah yang telah menunjukkan semuanya itu padaku. Karena belas kasihan-Mu lah, aku merasa disegarkan. Tuhan Yesus Kristus, aku tahu bahwa aku adalah hamba yang tiada apa-apanya di hadapan-Mu, tapi kasih karunia-Mu telah membuatku merasakan bahwa Engkau tidak pernah meninggalkanku bahkan selalu menemaniku dalam setiap langkah hidupku. Tuhan, dengan apakah aku harus membalas seluruh kasih-Mu padaku. Aku merasa bahwa aku tidak pantas, Tuhan. Tapi karena kemurahanhati dan belaskasihan-Mu Tuhan, kau menyingkirkan semua itu dan membuka kedua tangan-Mu untuk memelukku. Tuhan Yesus Kristus, terima kasih atas kasih-Mu yang cukup besar kepadaku. Dikuduskanlah nama-Mu.

Aku sangat berterima kasih kepada Paps dan Mams yang telah selalu menemani aku dalam setiap suka-duka. Aku sebagai pribadi sangat bersyukur karena Tuhan Yesus Kristus telah mengirimkan kalian berdua kepada-Ku. Tiada yang dapat aku katakan, tapi setiap tangan kalian membimbingku aku merasa bahwa kasih Tuhan hadir bersama dengan kalian. Terima Kasih Mams. Terima Kasih Paps.

Aku juga sangat bersyukur atas kasih Tuhan yang telah mempertemukan aku dengan saudara-saudariku. Cici Vera, Cici Yuli, Cici Nobel, Cici Fenny, Cici Lisa, Cici Siska, Koko Ken, Koko Iphenz, My Twin dan Juju, Terima kasih buat kalian semua atas semua yang kalian berikan kebahagiaan dalam suka dan duka, do'a, kebersamaan dan semuanya yang tiada dapat aku ucapkan dengan kata-kata. Sekali lagi Terima kasih.

Aku juga ingin bersyukur atas kasih Tuhan yang telah mempertemukan kita semua yaitu terutama untuk Bruder Elias Jani, Bruder Stefanus, Bruder Sales, Bruder Honorius dan bruder-bruder lainnya. Terima kasih Bruder semuanya karena kalian telah ikut serta dalam kasih Tuhan, sehingga mencetuskan milist ini dan mempertemukan kita semua dalam cinta kasih-Nya. Teruntuk Bruder Honorius, mikey ingin mengucapkan 'Happy Belated Birthday..... Tuhan selalu menyertai setiap langkah bruder.'

Buat saudara-saudariku yang lainnya yaitu Cici Sieny bagaimana kabarnya? semoga saat ini sudah sembuh... Tuhan selalu menyertaimu, Koko Erwin... bagaimana acaranya di Bali? aku tunggu kabarnya... Tuhan memberkati. Cici Fera, Siwi dan Devy... bagaimana kabar semuanya, en acara Natal dan Tahun barunya? Teruntuk cici Devy, mikey ingin mengucapkan 'Happy Belated Birthday... Tuhan memberkatimu.' Cici Yenny dan Michael... Kasih karunia Tuhan akan menyertai kalian berdua, Tante Retno.... Tuhan bersertamu, dia akan selalu menyertaimu... percayalah dan buat saudara lainnya....... God Bless You.

Terakhir..... sekali lagi Mikey ingin mengucapkan Syukur kepada Tuhan karena dia telah berbelas kasih kepada hamba-Nya yang sangat tiada apa-apanya ini dengan kasih-Nya yang berlimpah. Tuhan, dikuduskanlah nama-Mu, Amien.

 

Tuhan Selalu Memberkati,

~Mikey~

**Anak Tuhan yang baru dilahirkan kembali karena kasih karunia Tuhan.

 

AKU MENGASIHIMU

 

DEAR TEMAN-TEMANKU SEMUA,

 SEMOGA TIDAK BOSAN MEMBACANYA  ----  YAAH BACA AJA KALAU ADA WAKTU

 Judul di atas sepertinya aneh ya ....  tapi begitulah diriku 2 tahun yang lalu ..

 

saya ingin sedikit share  ke teman2 bagaimana diriku yang sebenarnya 5 tahun yang lalu.

betapa jahatnya diriku ( jaaan  murtad tenaan aku iki ....hik...hik  ..nyesel ) ....  saya dulu adalah orang yang tidak percaya dengan adanya Tuhan mungkin bisa disebut atheis, saya selalu menghindari kenyataan-kenyataan yang diberikan oleh Tuhan.

Hidup saya benar-benar kacau ....  saya sangat humanis sekali ....  anggapan saya manusia akan bahagia kalau ia hidup dan berbuat baik pada sesamanya, tanpa memperhatikan bahwa semuanya itu bersumber dari Tuhan.

 

Sebenarnya Tuhan sudah dekat dengan saya tapi justru saya yang berusaha lari dan menjauh dariNya.

Ini terjadi sewaktu umur saya 7 tahunan sewaktu pembabtisan ... Tuhan  sungguh-sungguh hadir dan menyatakan diriNya secara nyata pada saya....  sewaktu air di siram ke kepalaku tiba-tiba nampak Sinar sangat terang menyilaukan, ada seberkas wajah  kurang jelas, itu wajah Tuhan Yesus ?? (mungkin karena saya tidak yakin) , ruangan gereja stasi di kampung tampak sangat luas dan megah, altar tampak gemerlapan (tak terlukiskan dech)  ... ada seberkas kata yang tak terlupakan ... "Aku mengasihimu, datanglah dan bantulah aku"  sampai sekarang saya belum tahu apa arti kata tersebut.  dan memang teman , ternyata hanya saya sendiri yang melihat kejadian tersebut.

 

Tapi teman, dasar saya ini anak kurang ajar ...  bintang saya tuh Scorpio, Shio Kuda , weton Senin Kliwon ...  kata orang yang pribadi saya tuh nggak ada yang bener. Dan memang bener ... saya dulu tuh suka berantem di luar ( tapi di rumah berlagak alim ^_^ ), temen banyak sich dari kalangan mana aja ... ada yang copet, maling, gelandangan, pecandu, macem-macem deh ... pokoknya gila dech.  tapi sayangnya  gak pernah ikutan acara-acara gereja ... ikut Misdinar nggak,  ikut Koor gereja nggak, ikut Mudika apalagi ....

 

Berdoa apalagi, baca Alkitab ...bete .... nggak pernah .... pergi ke gereja hanya sebagai kewajiban aja ... karena dipaksa oleh orang tua. ^_^

Malah sempet ikut-ikutan acara dukun perdukunan .. jadi bisa deh dikit-dikit ...^_^  ... mau bikin orang nurut ama kita bisa .. mau nyakitin orang dari jauh bisa juag (nyantet gitu istilahnya) .....

Sempet ikut aliran Kejawen juga .... aliran ini sebenarnya baik juga ... tapi memang bersumber dari Roh-Roh Purbakala ... dan ajaran tentang kehidupan dan kemanusiaannya bagus.

 

Saya selalu lari dari Tuhan ... jadi permohonan saya hanya bersifat "pengandaian" jadi bukannya memohon langsung kepada Tuhan.  Seandainya saya bisa ke Sekolah di sekolah terbaik di Solo , seandainya saya bisa ke Jakarta, seandainya saya bisa lulus ujian UMPTN, dan sebagainya.... tapi anehnya teman, semua pengandaian saya itu terwujud semua ... bisa dibilang 80% terwujud ... aneh bukan ?  dan sampai detik itupun saya masih tidak menganggap kalu itu adalah anugerah dan pemberian dari Tuhan. Dan hanya oleh kehendaknya itu semuanya bisa terwujud. Saya selalu berusaha mengingkari hal tersebut bahwa segala sesuatunya adalah dari Tuhan.

 

Suatu ketika saya sakit parah, dokterpun tidak tahu saya sakit apa. terus terang saya ini termasuk orang yang jarang sekali sakit ....  dan  hehehe ... sangat takut masuk Rumah Sakit ... ^_^  maka bagaimanapun caranya saya harus tetap sehat.

Hari itu saya sakit parah .... paraah sekali .... panas badan sampai 80% (kata dokter) .... 10 hari tidak sadarkan diri ... tidak makan dan hanya minum air putih saja. Sampai-sampai kedua orang tua saya pasrah ... dan pasturpun juga sudah dateng untuk memberikan perminyakan pada saya (ini ceritanya setelah saya sadar). Pada waktu itu saya tidak tahu keadaan saya ...  saya hanya bisa melihat kalau badan saya itu terbaring di tempat tidur ... kedua orang tua dan saudara2 saya duduk di lantai sambil menangis-nangis.  Pada waktu juga sepertinya Roh saya serasa dibawa oleh angin kenceng sekali ... mendatengi temen2 saya satu persatu pada saat yang bersamaan (menurut cerita teman2 saya yang pada malam itu bermimpi ketemu saya ... dan anehnya mereka mimpinya sama persis  dan terbangun pada jam yang sama) .

Waktu itu juga saya bertemu dengan makhluk2 aneh yang wujudnya sangat menyeramkan. Banyak hal aneh yang saya temui, sampai pada akhirnya saya menemukan sebuah sinar Putih sangat menyilaukan ... dan ada sebersit kata " Aku mengasihimu, datanglah dan bantulah aku" ... (sama seperti saat pembabtisan)  ... Dan secara tiba-tiba badan saya terasa terbawa angin kenceng sekali ... dan tiba ke rumah tempat saya terbaring ... dan tiba-tiba saya sadar seketika dan sembuh seketika.  Semua orang kaget ... melihat keadaan saya. 

saya hanya berpikir, "saya telah bertemu dengan Tuhan"

 

Keesokan harinya  ..... memori saya sedikit error .... amnesia ringan kali .... sampai saya lupa nama saudara2 saya, Bapak Ibu,  yang masih bisa saya inget cuma nama anjing saya si Pluto  ( hahahaahaha  bener-bener gila  ^_^ ) .... saya berusaha keras untuk mengingatnya kembali ... Rute perjalan ke sekolahpun saya lupa, pelajaran sekolah saya lupa, Guru dan temen-temen semua lupa ...  ( apa nggak gile Nich )  ... dengan susah payah saya berusaha mengingatnya kembali ... dan akhirnya bisa ....( Puji Tuhan ) ...  memang untuk pelajaran sekolah saya harus mengulanginya belajar dari awal (Bayangin harus mengulangi belajar dari materi SD sampai SMA  apa nggak "modar kuwi" ^_^ )  .... ini yang juga menyebabkan saya masuk jurusan IPS  padahal dulunya nilai pelajaran untuk IPA dan Matematika selalu the best  (karena memori ilang jadi berbalik dech.... hehehe ... kaciaan deh gw ... gagal deh cita-cita jadi dokter  ^_^ ) TAPI GAK PAPA .... BERKAT TUHAN SAYA BISA SEPERTI INI. Manusia hanya bisa berencana tapi Tuhanlah yang menentukan.

 

Sejak itu saya mulai baca Alkitab, berkomunikasi dengan Tuhan .... pergi ke gereja akhirnya menjadi suatu kerinduan tersendiri bagi hidupku.  Teman, usia 17 tahun saya baru belajar agama Katholik dan mengenal Tuhan .....  sampai sekarang saya juga belom mendapatkan Sakramen Krisma ...  ya pertimbangan saya, saya masih belom siap.

 

Saya bersyukur sekali .... Tuhan sangat baik ... sangat mengerti  dan bersedia menunggu sampai kapanpun ... TERPUJI NAMA TUHAN.

Hinnga lulus SMA  saya daftar UMPTN  dan di terima .... tapi sayang orang tua saya tidak mampu buat bayar masuknya ... ya akhirnya saya mohon kepada Tuhan ..."Tuhan tolonglah saya, saya inigin sekali sekolah dan kalo bisa sambil bekerja"

Nggak nyangka,  hehehe.... cepet banget doa saya di jawab  ... sekitar bulan Agustus 1997  saya berangkat ke Jakarta cuma bawa uang Rp.50,000.00 ,  yang Rp. 22,000.00  sudah saya pakai buat naek kereta api senja utama ... sisanya tinggal Rp.28,000.00  dengan duit segini saya harus hidup di jakarta yang sama sekali belom pernah saya datengi (kecuali sewaktu bayi, karena saya memang lahir di jakarta dan dibesarkan di Solo) ...

Baca koran .. ada lowongan sekolah beasiswa sekaligus kerja  ... (Asyik boo ^_^ )   coba daftar ... biaya pendaftaran Rp.10,000.00  waahh   tinggal 12,000   deh ...... puasa deh  hari ini   .... (  hehehe   )    ....  test...test   test... akhirnya saya Lulus juga  ....  Akhirnya di bulan September saya bisa Kuliah ( di Trisakti booo   nggak kebayang kan  ... hehehe  ^_^ )  sekaligus bekerja  (Wah persis seperti permintaan saya pada Tuhan... PUJI TUHAN ) ...... 

 

Sampai akhirnya saya lulus kuliah  dan akhir tempat kerja saya di pindah ke cabang Batam .....  di sini mulai sekali kalau Tuhan bener-bener menyertai hidupku.....  sampai-sampai Roh Kudus membimbing setiap langkahku ... selalu memperingatkan ... jangan sampai salah ... jangan samapai salah... periksa lagi .... (Waaaah  senenge rek ... di temani oleh sang Roh Kudus  ^_^ )

 

Minggu pertama saya ke Gereja  di batam ....  pagi sekitar jam 7  .... masih sepi  saya masuk ke ruangan saya melihat Altar yang kecil  tampak sangat megah dan berkilauan.....  saya tersungkur di depan altar sambil air mata saya tak henti-hentinya menetes .... suka cita tak terkira yang terasa .... terbersit suatu suara " Akhirnya engkau datang juga " ..

 

akhirnya beginilah sang Gebyah  akhirnya tiba di batam dengan selamat ... tidak tahu mau apa .... semua kuserahkan kepada Tuhan, apa yang akan Ia perbuat kepada si Gebyah  .... hehehe  ...  PUJI TUHAN.

Inilah sebuah Kisah Kasih si gebyah dengan Tuhan ... yang terasa karena telah Berdamai dengan Tuhan "

SAMPAI SEKARANG SAYA BELOM TAHU PASTI APA MAKSUD TUHAN, SAYA MASIH BERUSAHA UNTUK LEBIH PEKA DENGAN KASIH-NYA SELAMA INI.

 

Waaaaa   kok panjaaaang buanget  ya ...... gak tahu nih  milist ini memang unik  bisa membuka rahasia si Gebyah    hahahaha....... terima kasih SM   ....... akhirnya aku bisa cerita juga ,  sebenernya masih banyak sekali kisah kasih dan kejadian2 unik yang ingin saya ceritakan tapi saya mau pulang dulu deh ( hehehe  ini masih di kantor ..)  kapan-kapan saya mau cerita satu persatu ......cuma di milist ini aku bisa cerita panjang lho... buener .... ^_^   .....

OK  ..GITU AJA TEMAN-TEMANKU  SEMOGA TIDAK BOSAN MEMBACANYA ..

 

salam dalam kasih persaudaraan

 Gebyah  ^_^

 

"Yén aku padha déné tresna tinresnan, Gusti Allah tetep nunggal ana ing aku, lan tresna ana ing aku dadi sampurna."

( 1 Yoanes 4:12 )

 

TUHAN ADA SETIAP LANGKAH HIDUPKU

 

Pertama kali mengenal istilah anak tiri ketika usiaku masih balita.  Masih ingat dengan jelas peristiwa yang menyebabkan akhirnya saya tahu bahwa ayah yang selama ini saya anggap ayah ternyata bukan ayah  kandungku.

Suatu ketika saya diajak ayah ke desa asalnya, daerah Purwantoro sebelah timur Wonogiri, hampir berbatasan dengan wilayah Jawa Timur.  Ketika kami berjalan menuju rumah kakek nenek, di tengah jalan ayah bertemu dengan seorang temannya.  Mereka ngobrol dengan serius sekali, sedangkan saya berdiri di sebelah ayah.  Lantas orang tersebut bertanya ... apa ini anakmu ?  Kemudian ayah menjawab, "Dudu iki anakke mbok wedok, anak kuwalonku". (bukan, ini anak istri saya, anak tiriku).

Mendengar jawaban itu saya bingung .... apa itu anak tiri ?  Kata-kata tersebut selalu saja saya ingat.  Tapi saya tidak mau bertanya kepada ayah saya.

Setelah pulang ke rumah, barulah saya tanya kepada ibu. "Bu, anak kuwalon kuwi anak opo to ?" (Bu, anak tiri itu anak apa ?).  Ibu terkejut dengan pertanyaan saya, mungkin beliau tidak menduganya, mengapa sekecil itu saya sudah bertanya tentang anak tiri.

Ibu menjelaskan bahwa anak tiri itu bukan anaknya sendiri, dan menjelaskan juga bahwa ayahku bukan ayah yang selama ini hidup dengan kami. 

Sejak saat itu saya penasaran siapa ayah kandung saya.  Setiap kali bertanya kepada ibu, beliau selalu saja diam.  Tidak mau menjelaskan.  Barulah saya tahu tentang ayah kandung dari kakak saya yang tinggal di Panti Asuhan di Salatiga.  Dia cerita bahwa ayah kami tinggal dan bekerja di Jakarta.  Bahkan kakak sering bertemu dengan ayah.  Kakak juga bercerita kalau ayah sering menanyakan keadaan saya.

Biarpun bukan ayah kandung, ayah tiri sangat sayang kepada saya.  Kasih sayangnya yang tulus kepada saya, mengakibatkan saya tidak luntur dalam menganggapnya sebagai ayah kandung.  Dia selalu saja memanjakan saya, beda perlakuannya terhadap anak kandungnya sendiri (adik saya).

Tapi kasih sayang kepadanya luntur bahkan menjadi kebencian ketika suatu saat dengan mata kepala, saya menyaksikan dia menyiksa ibu.   Memukuli dan menghajar hingga salah satu jari tangan ibu bengkok hingga sekarang.  Penyebabnya ibu memergoki ayah tiri saya bermain judi dan selingkuh dengan wanita lain.  Ibu tidak bisa menerima hal itu.  Sehingga menyebabkan keributan yang besar.

 

Sebenarnya ibu tidak menghendaki perpisahan, karena ibu trauma dengan perpisahan dengan ayah kandung saya dulu.  Akibat perpisahan dengan ayah kandungku, kakak perempuanku menjadi sakit-sakitan dan akhirnya meninggal dunia.

Dengan berbagai cara ibu berusaha untuk menyelamatkan perkawinannya, termasuk pergi ke dukun segala.  Saya masih ingat ketika diajak ibu pergi ke dukun, tapi saya tidak ingat di mana letaknya.  Yang saya ingat dari dukun itu ibu diberi sebuah bungkusan berisi semacam bubuk.  Setelah pulang dari dukun, saya melihat bubuk itu dicampurkan ke dalam minuman ayah (kopi). Dan di rumah kami yang sempit itu tercium aroma wangi bunga pemberian mbah dukun.

Tapi yang namanya takdir tak bisa ditolak toh perpisahan itu tetap terjadi, walau ibu sudah berusaha.  Akhirnya ibu terluka untuk kedua kalinya.  Ibu kembali menyandang status janda dengan 3 anak dari dua kali perkawinan.

 

salam,

siwi

 

===============================================

Catatan:

Dear all, tujuan saya hanya sharing saja dan berbagi pengalaman hidup.  Tidak punya maksud tertentu, sebab satu-satunya harta paling berharga bagi saya adalah perjalanan hidup saya dan keluarga.  Saya yakin tiap orang punya pengalaman hidupnya masing-masing.  Dengan pengalaman hidup seseorang siapa tahu kita bisa ambil hikmahnya.  Bisa dijadikan sebagai kaca benggala.

Ketika di Jawa Timur tepatnya di Batu, pernah saya dan seorang teman menyelamatkan sebuah perkawinan yang hampir putus.  Kami berusaha mendampingi semaksimal mungkin, saat itu kami mengambil cara mensharingkan pengalaman hidup saya ini dan tentu dengan doa yang sungguh-sungguh mohon campur tangan Tuhan. Akhirnya keluarga itu selamat dari perceraian dan bisa kumpul kembali bahkan nambah anak lagi.

 

 

 Dear Siwi,

Aku sangat salut sekali denger ceritamu.Memang Perceraian orang tua bukan hanya sepasang suami istri saja yang merasakan kepahitannya. terlebih lagi dalam mental seorang anak. Dulu waktu aku baru berumur 8 tahun aku dibawa ibu ke sebuah tempat yang aku nggak tau apa namanya. disana sudah kulihat Ayahku tertunduk disatu bangku yang terpisah dari ibu. Ada beberapa orang yang ada didepan Ayah dan ibuku. Ibu menangis selamaorang yang duduk didepan mereka berbicara. Salah satu dari mereka menyanyaiku, aku lebih suka tinggal bersama Ibu atau Ayah.Aku menjawab kalau aku menyukai hidup bersama keduanya. katanya lagi aku harus memilih salah satu dari mereka karena setelah keluar dari tempat itu Ayah dan Ibu akan hidup terpisah. aku tidak menjawab, hanya menangis sejadinya karena aku sangat menyayangi keduanya. Setelah aku remaja aku baru tahu bahwa tempat  itu bernama Pengadilan. yang telah memisahkan Ayah dan Ibuku, dan begitu menyakitki Hatiku. bahkan telah menjadi trauma dalam hidupku.

 

Betapa egoisnya para orang tua yang  memutuskan perceraian tanpa mempertimbangkan bahwa ada hati yang juga begitu terpukul akibat dari perceraian itu. Anak-anak, yang lahir dari benih cinta mereka, dan mungkin mereka akan memilih untuk tidak pernah terlahir apabila akhirnya mereka akan melihat orang tua mereka bercerai. dan tidak memiliki satu dari keduanya, atau tidak keduannya.

 

Buat teman-temen di milis ini yang sudah berkeluarga,dan keadaan rumah tangganya sedang dilanda krisis.Please......jangan korbankan hati anak-anak kalian demi untuk memuaskan ego pribadi. Penyelesaian masalah Rumah tangga kita  adalah Kristus dan bukan Pengadilan. Mungkin sebagian dari anda menganggap masalah seperti ini sudah basi, tapi tidak bagi orang yang pernah merasakan dan yang sedang merasakan.

 

*Jessus Love Us*

     --devi--

    *always*

 

 

Setelah mengetahui ayah kandungku tinggal di Jakarta, aku selalu membayangkan bisa bertemu dengannya.  Melalui kakakku aku tahu tentang keluarga ayahku yang baru.  Dari perkawinan ayah, aku memiliki 4 (empat) adik.  Jadi aku memiliki 1 kakak dan 5 adik.

 

Kesempatan yang aku tunggu-tunggu akhirnya datang juga tanpa aku duga. Suatu hari aku pergi ke pasar untuk membeli bunga sebagai perlengkapan sesaji.  Biar masih kecil aku sudah terbiasa pergi ke pasar.  Di tengah perjalanan aku berpapasan dengan seorang bapak menggandeng dua putrinya yang memakai pakaian sama.  Kulihat mereka bercanda dengan riang.  Jujur aku iri melihatnya karena mereka nampak bahagia.

Sesampai di pasar aku membeli sesuai kebutuhan saja, tidak main ke mana-mana sehingga aku langsung pulang ke rumah.  Dalam perjalanan pulang ke rumah, di tengah jalan lagi-lagi berpapasan dengan bapak dan 2 putrinya tadi.  Tapi yang aku herankan mengapa di sampingnya ada ibuku yang menggendong adikku.

Setelah kami dekat, bapak itu menghampiriku ... aku takut dan lari ke arah ibuku .... Kemudian ibu menjelaskan bahwa bapak itu adalah ayahku yang selama ini aku tunggu-tunggu.  Aku hanya terdiam ... ayah mendekati dan akan memeluk serta menciumku.  Aku lari ... tidak mau dipeluknya ... entahlah justru saat aku sudah bertemu dengan ayah kandungku.  Di hatiku muncul rasa "asing" yang tidak aku pahami.  Sungguh aku tidak mau mendekat.  Melihat sikapku ayah memakluminya.

 

Setelah pertemuan itu, setiap libur sekolah aku selalu dijemput untuk diajak ke Jakarta.  Di Jakartapun aku diajak main-main ke tempat rekreasi.

Yang aku  herankan perasaan "asing" itu selalu muncul sampai aku duduk di bangku SLTA.  Sudah besarpun bila didekati ayah aku selalu lari ... menjauh.  Sampai ayahku heran.  Bila ditanya apa  sebabnya aku malah menangis.  Karena aku tidak tahu ... yang ada saat itu hanya ingin menjauh saja.

Melihat gelagatku yang demikian ... suatu hari ayah mengunjungiku di Panti Asuhan di Salatiga... waktu itu ayah sudah sakit-sakitan karena darah tinggi.

Aku dijemput dan pergi berdua ... aku diajaknya ngomong dari hati ke hati.  Sambil menangis di hadapanku ayah minta maaf  karena tidak bisa merawat dan mendidikku.  Ayah memohon agar aku mengerti situasi yang terjadi dalam keluarga kami.  Akupun hanya bisa menangis.  Setelah ayah minta maaf perasaan "asing" itu hilang.

Dan 3 bulan setelah ayah minta maaf kepadaku ... ayah dipanggil Tuhan untuk selama-lamanya.  Akhirnya aku benar-benar kehilangan ayah ... semuanya seperti mimpi ...

 

salam,

siwi

 

Kampung tempat tinggalku masa kecil bukan tempat yang ideal untuk pertumbuhan anak-anak.  Di situ tinggal para pemulung, pengemis, copet/preman, psk dari kelas teri sampai kelas kakap.  Pemandangan yang aku saksikanpun tak jarang adegan-adegan mesum ataupun mendengar tembakan polisi mengejar preman.   Sehingga banyak teman-temanku sewaktu kecil pendidikannya hanya tamat SD.  Setamat SD mereka tidak melanjutkan, bahkan banyak yang kawin muda.  Bila ketemu dengan teman-temanku dulu akupun sudah pangling karena mereka kelihatan sudah tua, padahal bila ditilik usianya tergolong masih muda.

 

Setelah ibuku menjanda untuk kedua kalinya, beberapa tahun kemudian (aku tak ingat pasti) ibuku menjalin asmara dengan tetanggaku.  Seorang lelaki yang bekerja di sebuah bengkel.  Hubungan itu menimbulkan gosip macam-macam di kampungku.  Tak jarang aku mendengar ucapan-ucapan pedas dari tetanggaku yang ditujukan kepada ibuku.  Ucapan2 kotor yang seharusnya tidak pantas aku dengar di usia anak-anak.  Sehabis mendengar sumpah serapah dari tetangga biasanya aku menangis tidak tahan mendengar kata2 kotor tersebut.  Namun demikian aku tidak mau bilang kepada ibuku, aku tidak mau terjadi keributan.  Sehingga aku lebih memilih memendamnya sendiri hingga sekarang.

Akibat ejekan dan sumpah serapah dari tetanggaku yang ditujukan ibuku kepadaku, akupun jadi tidak senang dengan laki-laki kekasih ibuku.  Aku tidak ingin ibuku menikah lagi dan punya anak lagi, aku ingin ibuku bekerja untuk anak-anaknya.  Agar kami bisa sekolah dan mandiri.  Aku tidak ingin peristiwa2 buruk menimpa kami. Ibuku tidak menggubris saranku, bahkan mereka meneruskan hubungan asmaranya sampai akhirnya terjadi pernikahan.  Ibukupun menikah untuk ketiga kalinya.

 

Pernikahan itu terjadi ketika aku sudah kelas IV SD, sehingga akupun merasa malu kepada teman-temanku dan tetanggaku.  Mengingat hubunganku yang tidak baik dengan ayah baruku dan ingin bisa sekolah lebih baik maka aku minta kepada ibuku untuk masuk saja di Panti Asuhan.  Ibuku menyutujuinya dan ketika naik kelas V SD aku masuk ke Panti Asuhan.  Di Panti Asuhan hidupku tenang sehingga aku bisa belajar dengan serius.  Masalah mencuci pakaian ataupun pekerjaan lain sudah terbiasa aku lakukan sendiri, sehingga aku tidak mengalami kesulitan ketika berpisah dengan ibuku.

 

Hubunganku dengan ayah tiriku tidak juga membaik, di hatiku tetap tidak bisa menerima kehadirannya.  Sehingga aku jarang ngomong atau ngobrol ketika pulang ke rumah.  Saat aku pulangpun aku tidak mau tidur di tempat ibuku, aku lebih memilih tinggal dengan orangtua yang telah menganggapku sebagai anak.  Hubungan kurang baik ini berlanjut sampai aku sudah bekerja, sekalipun ayah tiriku sudah menjadi Kristen.

 

Ternyata Tuhan tidak ingin dalam hatiku memendam kebencian, melalui sakit ibuku Tuhan telah membukakan mata hatiku yang selama ini tertutup.  Saat ibuku mengalami kebutaan, ternyata ayah tiriku tetap mendampingi ibu dengan setia.  Ayah tiriku melayani ibuku dengan penuh kasih dan sabar.  Sejak saat itulah aku jadi bisa menerima kehadiran ayah tiriku.  Apalagi sekarang ayah tiriku sudah sakit-sakitan dan tidak bisa bekerja lagi.  Rasa tidak suka dan benci sudah hilang dari hatiku.  Tuhan telah memberi kebebasan kepadaku.  Tanpa campur tangan Tuhan mungkin aku masih menjadi seseorang yang penuh kebencian dan dendam.

Yang paling penting dalam hidupku adalah aku bisa menerima seluruh keberadaan keluargaku, bisa memaafkan ayah kandungku ataupun ibuku.  Memang begitulah yang harus kami lalui.  Kini aku bisa menjalani hidup ini dengan rasa bebas dan penuh semangat serta selalu mengucap syukur apapun yang terjadi.  Aku selalu berharap dan berdoa buat saudara-saudaraku (kakak & adik-adikku)  yang sudah berkeluarga agar tetap utuh dan selamat sampai kakek nenek.

 

Terima kasih Tuhan, Kau ijinkan aku melalui semua ini.  Amin.

 

salam,

siwi

 

 

Devi dan rekan2 SM yang lain,

memang perceraian orangtua mempengaruhi perkembangan mental anak,  menjadi bahan empuk gosip ... dihina ... dicap orangtua tidak bermoral dsb.  Bahkan saya pernah punya pikiran buruk kalau saya ini anak haram.  Pikiran itu tertepis, setelah beberapa tahun lalu saya menemukan bukti otentik perkawinan orangtua saya he...he...he...

Sayapun dulu sering minder, kurang pede atau sering berkecil hati terhadap lingkungan yang lebih baik.

 

Saya merasa Tuhan ada bersama dalam setiap langkah hidup saya.  Terbukti di usia SD saya berani mengambil keputusan untuk tinggal di Panti Asuhan dan mementingkan pendidikan.  Karena saya waktu itu melihat betapa sulitnya kami mendapatkan uang untuk makan dan biaya pendidikan. Walau saya tidak bertitel tapi saya bersyukur sekali bisa mengecap bangku sekolah yang akhirnya membukakan wawasan saya dan punya keinginan untuk hidup yang layak (lebih baik dari orangtua).

Masalah trauma ... itu sempat saya alami... tapi seiring dengan berjalannya waktu dan bertambah dewasanya usia ... saya bisa menghilangkan kenangan-kenangan buruk itu.  Saya berfikir positif saja ... saya tidak mau tersiksa dengan hal-hal buruk masa silam.  Lebih enak dan rileks mengingatnya dengan senyum ... ataupun kalau harus mengeluarkan air mata adalah air mata keharuan.  Karena kita dipercaya Tuhan untuk melaluinya.  Memang untuk mengambil sikap demikian tidak mudah ... butuh waktu dan proses.  Sayapun mengalaminya dengan jatuh bangun.

Asal kita mau membuka hati untuk Roh Kudus ... pasti Tuhan akan memberi kekuatan kepada kita.  Itulah pengalaman saya, yang mungkin tidak pantas dijadikan teladan, tapi saya merasa bahwa disitulah tangan Tuhan terulur untuk saya dan keluarga.

 

"Jalan hidup tak selalu,

tanpa kabut yang pekat,

namun kasih Tuhan nyata pada waktu yang tepat,

mungkin langit tak terlihat karena awan yang tebal,

diatasnyalah membujur plangi kasih Tuhanku,

habis hujan tampak plangi bagai janji yang teguh,

dibalik duka menanti lambang kasih Tuhanku".

 

 

salam,

siwi yang tidak punya malu menceritakan pengalaman jeleknya.
 

 

 

HIDUP DIRANTAUAN ITU KERAS

 

Wah setuju sekali dengan usulan ini, dan seandainya aku menceritakan pengalaman merantauku mungkin bisa seperti cerita di sinetron Tersanjung 8.

 

Oke aku mulai aja ya...

 

Umurku masih 20 tahun saat Ibu minta aku nyusul ke Kalimantan supaya sekeluarga bisa ngumpul. Padahal aku sudah bekerja di kota kecil nan cantik "Magelang". Aku sangat menyukai pekerjaanku di sana, dan banyak rencanya yang sudah aku buat, termasuk nerusin kuliah dan ikut bermacam kursus. Aku pengen mandiri. Di magelang aku aktif di organisasi gereja sebagai pengurus persekutuan pemuda. Aku bahagia banget, dan aku ngerasa bertumbuh digereja ini. Banyak alasan yang aku buat supaya aku nggak di tarik juga ke Kalimantan, aku nggak suka tempat dimana ibu dan kakakku tinggal. Daerahnya sangat sepi, dan masih banyak rawa lengkap dengan buaya, biawak dan ular.

 

Aku mulai berminat saat ibu bilang kalau ada Perusahaan besar yang butuh banyak pegawai. Sampailah aku ke Katim. di daerah ini, Perusahaan yang di janjikan ibu untuk aku coba lamar tidak ada sama sekali. dan aku harus menunggu dan menunggu. Aku marah dan sangat marah. Setiap hari menangis, bukan hanya karena daerah ini sangat sepi. tapi aku juga sudah meninggalkan Persekutuan di Mgl yang saat aku tinggal sedang ada sedikit masalah dengan Majelis dan belum selesai. Aku meninggalkan mgl dengan segera hanya untuk mengejar Perusahaan yang ibu bilang itu. sesampainya di sini.....nggak ada sama sekali.

Aku jadi sering ribut sama Ibu dan mbak.  Dan ngebuat situasi rumah jadi kacau. Aku jadi jarang berdoa dan nggak pernah lagi saat teduh. Aku marah sekali karena banyak rencanaku harus gagal dan aku meninggalkan pekerjaanku dan hanya jadi seorang pengangguran di rantau. Sepi.. tak ada teman, tak ada Mall, Sering aku berpikir kalau Tuhan sedang mengadakan permusuhan dengan aku. Pernah karena kelewat suntuk, aku pengen banget nyoba negak obat tidur, aku nggak tahan harus dimarahin nyokap dan mbak-ku terus tiap hari.  Tapi untung aja nggak jadi...masih ada rasa sayang pada tubuhku sendiri. Dalam masalah itu, aku nggak coba untuk berdoa, mungkin saat itu aku juga marah terhadap Tuhan.

 

3 bulan di rantau aku diterima di Perusaan Lokal yang nggak begitu besar. Di bagian Personalia. Aku terima, dari pada kelamaan dirumah. Menyesuaikan lingkungan baru, teman baru yang ngumpul dari banyak suku. banyak yang suka bicara keras dan kasar yang jarang kutemui waktu aku tdi Jawa. Aku sering di bentak-bentak pegawai yang minta uang pengobatan. Itulah romantikanya bekerja. Terakhir aku diminta bos untuk mengambil uang di Kantor pusat, mungkin satu jam dari kotaku. Sebenarnya itu adalah tugas Accounting, tapi kenapa harus aku? Bos menyuruh aku dengan alasan supaya aku bisa belajar berani. Aku mulai curiga saat dia begitu peduli juga dengan tempat aku menginap dan dia minta supaya aku tidur di kamar yang berkelas. Dengan alasan dia juga ada meeting dengan Perusahaan lain, dia ingin aku menemani makan malam dengan relasi bisnisnya.

Bukan karena aku orang baru disini, tapi juga karena perhatian Bos yang berlebih membuat aku tidak tidur di Hotel yang sudah disiapkan Kantor. Aku memilih tidur di rumah teman kakak. Seperti yang kuduga, Paginya bos marah besar dan mengata-ngatai aku dengan kalimat yang menyedihkan. Dia mengatakan bahwa kalo' aku nggak nurut Beliau bisa sewaktu-waktu aku di pecat dari perusaan. karena nasib karierku ada di tangannya. Sedih sekali rasanya...  Namun sehari setelah itu aku dapet panggilan dari Perusahaan Contractor asing dan aku langsung diterima kerja. Tanpa berpikir lagi, aku langsung menerimanya.

 

Pekerjaan baruku membuat aku tak henti-hentinya berterima kasih pada Tuhan. God is Good. Ternyata rencananya begitu indah buat aku. Bos ku sangat baik, temen-temenku sangat kompak. banyak pengalaman baru yang aku pelajari di sini.Aku nggak lagi peduli dengan sepinya daerah ini karena sekarang aku sudah punya banyak teman, Masalah dapat kulupakan dengan bekerja dn bekerja. Mungkin aku juga ingin mencoba melupakan bebanku dengan bekerja, dari jam setengah enam pagi sampai jam sembilan malam aku baru keluar dari kantor bila aku sedang ada masalah dirumah. Namun aku nggak bisa aktif ke Gereja lagi, jam kerjaku 12 jam sehari dan minggu tak pernah libur. Kadang aku terlalu lelah untuk mendengar firman di Gereja. (itu bukan hal yang baik bukan...he...he...). Aku ikut milis-milis rohani dan dari artikel-artikel yang aku baca, aku bisa dikuatkan.

 

Aku menyayangi temen-temenku dan menganggap mereka adalah saudara dan teman seperjuangan, sampai ada satu temanku yang dari dulu ingin sekali posisiku di Kantor. Aku nggak pernah menyangka kalau dia akan menggunakan bermacam cara untuk mendapatkan keinginannya. Dia mempengaruhi bosku untuk membenciku. Melakukan banyak cara untuk menyakitiku. Sampai akhirnya aku berada diambang surplus dan Bosku ingin wanita ini yang menggantikan aku. Karena tak ada alasan untuk memecatku, dan banyak teman yang membelaku, aku tak jadi di PHK cuma di pindah di lain bagian lain. Aku sangat shock dengan sistem kerja di sini, bagi mereka, siapa saja yang bisa membuat bos senang posisi nya akan aman di kantor. Karena dukungan dari teman, aku tetep sabar dan tetap sabar walau posisiku selalu terancam karena wanita ini tak pernah menyukaiku dari dulu dan dia bisa saja meminta bos sewaktu waktu untuk memecatku.

 

Bro and Sis, dunia rantau sangat keras. di usia yang muda aku harus menghadapi bermacam masalah yang pelik. aku ditantang untuk jeli. Teman-teman yang kuanggap selalu menyayangiku ternyata bisa menikamku dari belakang. Itu pergumulanku saat ini. Di dunia kerja yang jauh dari Tuhan, menantang kita untuk menujukkan citra kita sebagai anak Tuhan. Di sini, siapa yang dekat dengan Tuhan akan dikucilkan, di katai sok Rohani, munafik dan sebagainya.

Justru saat ini kasih kita sebagai anak Allah sedang diuji. Mungkin dulu aku bahagia saat tinggal didalam gereja dengan teman-teman seiman, dan kini apa yang sudah diterima dulu harus dipraktekkan dalam kehidupan. Dan saat ini lah, aku ngerasa bahwa Tuhan itu dekat dan menjadi pembela di sela masalahku. Seperti aku bukan lagi bayi yang selalu diberi makanan ringan seperti dulu dan tiba saatnya aku harus makan juga makannan yang keras, yang kata ibuku itu berarti Tuhan menganggap kita dewasa yaitu dengan memberikan makanan orang dewasa dan bukan bubur lagi.

 

Teman, aku sangat membutuhkan dukungan doa dari kalian, tanpa artikel dari kalian mungkin hatiku masih kering dan tidak kuat dalam menghadapi pergumulan.

 

dari jauh,

Devi

 

Ntar yachhh...